Kabardewata.com

Pariwisata

Ratusan Tukik Dilepaskan Menyemarakkan Sanur Village Festival ke 9

Kategori Pariwisata, August 25, 2014, Dilihat sebanyak 134 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Ratusan tukik dilepaskan di Pantai Segara Ayu, tukik-tukik itu dilepaskan beberapa tahap. Ketua Konservasi Penyu Sindu Dwarawati, Sanur,Nyoman Wardana mengatakan, setiap tahun dalam rangka menyemarakkan Sanur Village Festival konservasi penyu Sindu Dwarawati selalu melepaskan ratusan  tukik-tukik.

Dia juga menjelaskan dengan adanya pelepasan tukik-tukik tersebut diharapkan mampu menjaga pelestarian penyu di laut, beberapa puluh tahun lalu di pantai sanur banyak penyu yang mendarat namun saat ini tidak ada satu penyu pun yang kelihatan di darat.

"Hewan ini sekarang semakin punah, sesuai dengan motto kami yaitu pelihara dilepaskan,disetiap event di Sanur kami selalu merilis tukik"ungkapnya usai merilis ratusan tukik di Pantai Segara Ayu, Sanur, Denpasar.

Imbuhnya, hampir setiap tahun pihaknya selalu merilis penyu-penyu, pada tahun 2013 lalu saat SVF ada 200 penyu yang dilepas bersama Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu. Nyoman menjelaskan bahwa pelepasan penyu tersebut juga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun lokal. Pelepasan penyu jenis Lekang itu diikuti oleh Ketua Yayasan Sanur, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, dan wisatawan.

"Sekarang ini populasi penyu semakin menipis akibat dari ulah manusia,  penyu-penyu itu dikonsumsi bahkan dijadikan aksesoris. Kami ingin terus mengembangbiakan  penyu-penyu ini supaya ekosistem laut tetap terjaga,"paparnya.

Konservasi penyu ini dikelola oleh kelompok Sindu Kaja Sanur, yang telah ada sejak tahun 2012 lalu. Berawal dari hobby yang suka nongkrong-nongkrong di area Pantai Sindu. Ketika itu dia beserta teman-temannya melihat ada seekor penyu yang sedang bertelor.
" Ketika itu kami melihat penyu bertelor di pantai,  dengar-dengar kabar kalau anak-anak penyu lahir begitu menetas langsung ke pantai dan menyebabkan kesempatan hidupnya kecil, " jelasnya.

Kemudian, telor-telor dari penyu tersebut berhasil menetaskan tukik sebanyak 96 ekor dan berhasil dibesarkan hingga berumur 6 bulan.

" Sekarang ini di penangkaran ada sekitar 30 ekor, dan mempunyai 5 sarang yang belum menetas. Bahkan wisatawan pun antusias melihat penyu yang ada di penangkaran, " katanya.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image