Denpasar Virtual Sales Mission Domestik Upaya Pembukaan Border dan Pemulihan Pariwisata Bali

Denpasar Virtual Sales Mission Domestik Upaya Pembukaan Border dan Pemulihan Pariwisata Bali

Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bekerja sama dgn Badan Promosi Pariwisata Daerah ( BPPD ) Kota Denpasar menyelenggarakan Virtual Sales Mission untuk pangsa pasar domestik, sebagai upaya percepatan pembukaan border dan pemulihan kepariwisataan Bali.

Beranjak dari destinasi Sanur yang telah ditetapkan sebagai salah satu pilot project green zone yang merupakan salah satu persyaratan pembukaan border pariwisata mancanegara. Pemerintah kota Denpasar mempromosikan kawasan Sanur dengan mengambil tema Stay Active and have a Safe Vacation Healthier Sanur ( tetap aktif dan aman berwisata di Sanur).

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar,  Dezire Mulyani saat membuka acara Denpasar Virtual Sales Mission Domestic pada Senin (28/6) di Ballrom Hotel Four Star Trans, Renon, Denpasar.

Virtual Sales Mission Domestic mempertemukan seller industri di Kota Denpasar (bidang hotel, travel agent, destinasi wisata, jasa wisata dan event wisata) dengan buyer dari seluruh Indonesia, melalui tatap maya aplikasi  zoom. Acara diikuti 15 seller dan 81 buyer nasional yang teregister dari target 75 buyer.

Menurut KadisPar Denpasar, melalui tema tersebut diharapkan dapat menampilkan Sanur secara lebih komprehensif dengan berbagai aktivitas pariwisatanya, dan masyarakat melaksanakan kesehariannya, namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Dezire Mulyani yang didampingi Ketua BPPD Denpasar, IB Sidartha Putra mengakui meningkatnya kasus COVID-19 beberapa hari terakhir. “Kita tidak perlu pesimis. Kita harus optimis penanganan pandemi telah dilakukan dengan baik, kepercayaan pasar tetap dibangun,” jelasnya.

Dalam upaya menciptakan free COVID coridor, telah dilaksanakan peningkatan sarana dan prasarana CHSE di semua lini usaha pariwisata. Mengupayakan tata kelola destinasi dan manajemen perjalanan wisata yang menjadi bagian skema tata kelola pariwisata Bali dalam tatanan baru.

Lebih jauh dipaparkan, Denpasar Virtual Sales Mission Domestic, memperkenalkan Sanur lebih luas sebagai destinasi wisata green zone bagian skema travel bubble. Upaya vaksin di Sanur telah mencapai 105 persen. Sejalan dengan upaya peningkatan tata kelola desinasi dilakukan. Dengan upaya persiapan tersebut stake holder pariwisata berharap pembukaan kepariwisataawan Indonesia, Bali khususnya secara bertahap  dimulai dari Sanur.

“Tempat terbitnya matahari terindah di Bali, morning of the world untuk memulai aktivitas wisata Anda. Berwisata di Sanur dapat memberikan pengalaman berwisata berkualitas dan mengesankan. Karena kami bersungguh- sungguh mempersiapkan destinasi yang lebih sehat, lebih baik, lebih peduli, we do care,” tegas KadisPar Denpasar.

Virtual Sales Mission diselenggarakan selama dua hari, pertama untuk pasar domestik Indonesia, di hari ke dua untuk pasar manca negara.*

 




Okantara
Penulis : Okantara

Sudah melang melintang di dunia media dari lulus kuliah. IB Okantara adalah salah satu founder dari Kabardewata.

Tuangkan Komentar Anda
Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>
CAPTCHA Image
Reload Image