Kabardewata.com

Ekonomi

Dukung Tatatan Baru  Pariwisata, LinkAja Hadirkan Pembayaran Digital di Pantai Pandawa

Kategori Ekonomi, July 11, 2020, Dilihat sebanyak 321 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Keterangan foto dari kiri ke kanan : Kiri (Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali) : Bapak Trisno Nugroho Tengah (Gubernur Bank Indonesia): Bapak Wayan Koster Kanan (Regional CEO Bali Nusra Bank Mandiri ) : Bapak Herinaldi

 

 

Bali, 11 Juli 2020 – Memasuki era new normal setelah beberapa bulan tutup karena pandemi COVID-19, Bali mulai bersiap untuk kembali membuka pintu pariwisata. Pantai Pandawa yang berlokasi di Kapupaten Badung, Bali, telah resmi dibuka untuk umum pada tanggal 9 Juli 2020.

Berbagai protokol ketat dalam perlindungan kesehatan serta adaptasi perilaku di area wisata pun dilakukan demi mencegah penyebaran virus, salah satunya dengan menghadirkan akses transaksidigital untuk tiket masuk, wahana, dan berbagai sajian kuliner yang ada di Kawasan Pantai Pandawa, dengan LinkAja sebagai pilihan pembayarannya.

Solusi pembayaran elektronik ini merupakan hasil kerjasama antara LinkAja dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Bank Indonesia sebagai penyedia layanan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard), sehingga memungkinkan seluruh transaksi yang ada di ekosistem pantai untuk menyediakan layanan pembayaran melalui satu QR Code yang bisa digunakan untuk lebih dari satu operator pembayaran.

Transformasi pembayaran digital yang dihadirkan oleh LinkAja di lingkungan Pantai Pandawa diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi secara signifikan. Hanya dengan metode pindai kode QR yang terdapat pada gerbang masuk,berbagai wahana atraksi, dan kios pedagang, maka transaksi berhasil dilakukan dalam waktu singkat, secara mudah, aman, dan nyaman, dan tentunya terbebas dari potensi penyebaran virus,dibandingkan dengan menggunakan uang tunai sebagai metode pembayaran.

Haryati Lawidjaja, selaku Direktur Utama LinkAja mengatakan, “Kami menyambut positif digitalisasi transaksi yang ada di Pantai Pandawa ini sebagai bentuk dukungan kemudahan akses transaksi pada era normal baru. Kami harap kemudahan metode pembayaran yang dapat dinikmati oleh para wisatawan dan pedagang dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bertransaksi, karena meminimalkan penggunaan dan penyebaran uangtunai di area ekosistem pantai, sehingga dapatmenjadi bagian dari upaya memutus matarantai penyebaran COVID-19. Semoga solusi yang memudahkan ini dapat kembali meningkatkan pertumbuhan sector pariwisata.”ujarnya.

Herinaldi, selaku Regional CEO Bali & Nusa Tenggara PT Bank Mandiri (Persero)Tbk mengatakan “Sejak terdeteksi adanya corona ke Indonesia dan seiring dengan keinginan Bank Mandiri untuk menjadi modern digital bank, kami secara konsisten terus mensosialisasikan pemanfaatan alat pembayaran elektronik dalam bertransaksi, apalagi pada saat berlangsungnya pembatasan sosial berskala besar. Harapannya, keberadaan sistem pembayaran non tunai ini akan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang akan menghabiskan waktu di Pantai Pandawa,”paparnya.

Dia menambahkan, program digitalisasi Kawasan Wisata Pantai Pandawa ini juga didukung sepenuhnya oleh Pemprov Bali dan Bank Indonesia serta masyarakat adat setempat sehingga diharapkan proses sosialisasinya dapat berjalan dengan lancar.

Kawasan Pantai Pandawa merupakan salah satu dari beberapa objek wisata di Pulau Bali yang telah dapat menggunakan LinkAja sebagai metode pembayarannya,selain Bali Zoo, Bali Bird Park, dan Bali Safari. Berbagai ekosistem lainnya di pulau Bali yang telah dapat menggunakan LinkAja yaitu pusat oleh – oleh (Pie susu asli enak, Khrisna Oleh-oleh, Harum Bali Lapis Legit, The Keranjang Bali), pasar tradisional (Pasar ikanKedonganan, Pasar Shindu), modern retail (Tiara Gatzu Supermarket, TiraDewata, Toko Soputan Fresh), transportasi lokal (KarangAsem Ojek Online (K-Jek), Gianyar Ojek Online (Giajek)), Rumah Sakit (RSIA PuriBunda Denpasar Bali), hingga berbagai destinasi kuliner terkenal seperti Goddes Bakery, Mitos Kopi, dan lain – lain.

Hingga saat ini,LinkAja telah dapat digunakan di lebihdari200ribu merchant di seluruh Indonesia, 466 pasar tradisional, lebihdari 14,000 partner donasi digital, 1.569e-commerce, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumahtangga, iuran BPJS,  hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer kesemua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu. Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringanritel,  hingga layanan keuangan digital.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image