Kabardewata.com

Resensi

Dawn of the Planet of the Apes: Satire Pasukan Kera bagi Manusia

Kategori Resensi, June 10, 2015, Dilihat sebanyak 215 kali, Post oleh Rusadi Nata


Menonton  kera-kera dalam film Dawn of the Planet of the Apes kita seperti becermin. Ketika kemampuan otak kera telah menyamai manusia, kebobrokan moral pun turut menjangkiti satwa primata itu. Sebuah satire sinematis tentang manusia dengan segala perilaku kebinatangannya.

Film Dawn of the Planet of the Apes yang disutradarai Matt Reeves merupakan kelanjutan dari film sebelumnya, Rise of the Planet of the Apes (2011). Caesar (Andy Serkis), yang pada Rise of the Planet of the Apes telah membebaskan para kera dari tawanan manusia, kini telah menjadi pemimpin dari gerombolan kera.

Sepuluh tahun setelah terbebas dari belenggu sebagai hewan percobaan laboratorium, intelegensia kera ternyata makin meningkat. Mereka membangun koloni dan membesarkan anak-anak kera dengan dasar pengetahuan. Pada dinding-dinding batu, para kera ini menorehkan kredo seperti "kera tidak membunuh kera".

Dawn of the Planet of the Apes dibuka dengan demonstrasi kekuatan gerombolan kera. Tubuh mereka begitu kuat sehingga menjadi dominan di antara penghuni hutan. Berburu dalam rombongan besar, ribuan kera berayun-ayun dari satu pohon ke pohon lain. Dengan sekali sergap, mereka membekuk kumpulan rusa atau bertarung melawan beruang.

Pasukan kera juga bersenjata, seperti tombak. Mereka berburu naik kuda. Mereka bahkan menguasai bahasa manusia. Suara mereka masih terpatah-patah, tapi memberi kesan berat dan kuat.

Sementara itu, bangsa manusia harus bertahan hidup di antara reruntuhan kota. Seiring berjalannya waktu, sebagian kecil manusia mulai kebal terhadap dampak mematikan dari flu simian yang berasal dari kera. Bebas dari flu, manusia terancam krisis energi akibat ketiadaan cadangan energi listrik.

Setelah kehancuran manusia akibat serangan flu simian, tak pernah lagi ada kisah perjumpaan antara dua spesies yang saling bermusuhan itu. Kehidupan harmonis di koloni kera pun guncang akibat pertemuan kembali antara kera dan manusia.

Perjumpaan kembali kera dan manusia menjadi tak terelakkan ketika manusia berusaha memperbaiki bendungan di hutan sebagai sumber pembangkit listrik. Dari bendungan ini pula, kisah persahabatan antara pemimpin kera dan Malcolm (Jason Clarke) mulai terjalin.

Aspek psikologis
Film fiksi ilmiah Dawn of the Planet of the Apes menonjolkan aspek psikologis lewat hubungan personal antara kera dan manusia. Persahabatan dua makhluk dengan sejarah kelam pertikaian di masa lampau itu setahap demi setahap mulai dibangun dengan dasar ”percaya”. Namun, mereka mencapai perdamaian yang rapuh.

Persahabatan tersebut kemudian benar-benar hancur karena provokasi dari seekor kera bernama Koba. Koba digambarkan sebagai sosok provokator yang selalu penuh kecurigaan. Ia menebar kebencian kepada manusia. Dan ketika seluruh usahanya gagal, Koba pun menempuh cara licik dengan lontaran fitnah. Kekejaman fitnah itu pula yang kemudian memicu perang.

Perbedaan cara pandang Caesar dan Koba terhadap manusia bisa dimaklumi dari sejarah panjang perjalanan hidup mereka. Caesar sempat mencicipi kasih sayang manusia, sedangkan Koba hidup dalam siksaan sebagai hewan percobaan. Tak hanya menorehkan luka pada salah satu matanya yang buta, kebencian pun mengakar kuat dalam diri Koba.

Tokoh baik dan tokoh jahat ternyata tak hanya muncul di kubu para kera. Pemimpin manusia, Dreyfus (Gary Oldman), misalnya, bernafsu membunuh semua kera demi "balas dendam" atas kematian istri dan dua anak laki-lakinya dari virus flu simian. Kebencian serta prasangka itu pula yang menyulut perang tak terelakkan.

Film ini memuat permenungan tentang empati dan emosi. Percakapan antara kera dan manusia menumbuhkan pergulatan panjang tentang apa itu kemanusiaan. Tentang siapa sesungguhnya kera dan siapa pula sejatinya manusia.

Sejak letusan senjata api terjadi, kera dan manusia memilih berperang. Mereka bertempur untuk menentukan siapa yang akan muncul sebagai spesies yang akan menguasai bumi. Pertempuran antarspesies yang berbeda, tapi sejatinya sama. (MAWAR KUSUMA)

Dawn of the Planet of the Apes
Sutradara: Matt Reevesu 
Pemeran: Andy Serkis, Jason Clarke, Gary Oldman, Keri Russell, Toby Kebbellu 
Produksi: Chernin Entertainment/ 20th. Century Fox


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image