Kabardewata.com

Sosial Budaya

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Sekolah Diminta Tidak Mengejar Prestise

Kategori Sosial Budaya, March 30, 2016, Dilihat sebanyak 126 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat, akan menghadapi Ujian Nasional pekan depan, tepatnya mulai tanggal 4 April 2016. Siswa SMA akan mengikuti UN tahun ajaran 2015-2016 selama 3 hari yaitu mulai tanggal 4 sampai 6 April 2016 sedangkan pelaksanaan UN SMK mulai tanggal 4 sampai 7 April 2016. 

Berbagai harapan pun muncul soal objektivitas penilaian, mengingat sejak tahun lalu pelaksanaan UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan, karena otoritas sekolah dikembalikan dalam menilai kelayakan siswa yang pantas untuk ditamatkan. Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra kepada Kepada Kabar Dewata usai menghadiri Pelantikan 3 Kepala Sekolah dilingkup PGRI Denpasar, di Denpasar, baru-baru ini menegaskan, untuk di Kota Denpasar, pihaknya siap menciptakan pelaksanaan UN yang berintegritas. Ia pun menekankan kepada seluruh pimpinan satuan pendidikan, tidak hanya mementingkan kuantitas lulusan, untuk mengejar prestise pada pelaksanaan UN tahun ini.

"Itu pola pikir lama. Kalau tidak ingin tergilas jaman, jangan lagi melakukan itu, kasihan anak didik kan, kalau kelulusannya dipaksakan hanya untuk mengejar prestise," ungkap Walikota Denpasar. 

Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan - YPLP Kota PGRI Denpasar, I Nengah Madiadnyana pada kesempatan yang sama siap mengakomodir nasehat dari Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Realisasi dari permintaan itu, adalah dengan menjaga netralitas serta objektivitas tenaga pendidik atau guru dalam memberikan penilaian kepada para siswa. Alasannya, UN tidak hanya menjadi ajang menakar kemampuan akademis siswa, melainkan bagaimana Ujian Nasional itu nantinya dapat menjadikan para lulusan berkualitas dan berkontribusi nyata didunia kerja dan ditengah masyarakat.

"Kita dari awal sudah komitmen untuk mewujudkan UN berintegritas. Kita wanti-wanti para guru untuk objektif dalam memberikan penilaian dan menentukan kelulusan," tegasnya.

 

Sumber: Redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image