Kabardewata.com

Sosial Budaya

Kadin Diminta Tidak Menunggu Fasilitas

Kategori Sosial Budaya, August 03, 2015, Dilihat sebanyak 153 kali, Post oleh Wahyu Bagya


Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap anggota  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali bisa bertindak sebagai pejuang dunia usaha dalam mewujudkan kesejahteraan melaukerja keras, tidak hanya sekedar menunggu fasilitas, tetapi berusaha keras terutama dengan melaksanakan revolusi mental. AnggotaKadin yang diminta tidak  pantang menyerah, meiliki mental yang berdisiplin,dang rajin Karena menurut Gubernur,peluang usaha di Bali sangat besar tinggal tergantung usaha tiap orang menangkap peluang tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Bali saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali Masa Bhakti 2015-2020 di Jaya Sabha.

Pastika berjanji akan mendukung Kadin tapi ia meminta Kadin jangan manja, minta fasilitas dan proteksi secara terus menerus, karena menurutnya pengusaha harus punya mental dan karakter pantang menyerah, disiplin, tidak takut jatuh bangun, terutama jelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang diharapkan Kadin Bali mampu mempersiapkan diri dan sumber daya alam dalam menghadapi persaingan global tersebut.

Pada kesempatan itu Pastikamenyampaikan ucapan terima kasihnya atas bantuan bedah rumah yang dialokasikan Kadin. Ia juga mengajak anggota Kadin untuk lebih peduli dan meningkatkan peran sertanya dalam usaha pengentasan kemiskinan di Bali dalam bentuk bantuan bedah rumah."Pengurusnya ada 40 orang, kok bantuannya  cuma 10 unit seharusnya sekurang-kurangnya ada 40 unit ini. Saya kasi waktu sampai batas akhir tahunlah," guraunya

 Hal senada disampaikan Ketua Kadin Indonesia, Bambang Sulityo, yang juga mengharapkan Kadin daerah harus mampu meraih peluang-peluang usaha yang ada serta mengadakan sinergitas dengan pemerintah daerah. Ia juga menyatakan sampai saat ini banyak proyek-proyek pembangunan dari pemerintah pusat masih tersebar kementerian-kementerian tanpa adanya integrasi pembangunan pemerintah daerah, hal ini menurutnya akan menyebabkan pembangunan daerah di berbagai sektor tidak akan efektif. Untuk itu kedepannya ia menganggap perlu dipikirkan apakah perecanaan proyek-proyek APBN dapat dilakukan di daerah.

Ketua Umum Kadin Bali terpilih, A.A. Ngurah Alit Wiraputra menyatakan perjuangan Kadin di era globalisasi dewasa ini sangat berat, untuk itu menurutnya Kadin membutuhkan pemerintah sebagai pendukung dan pendamping dan begitu juga sebaliknya. Kadin yang menanungi 33 Asosiasi/Himpunan menurutnya membutuhkan dukungan pemerintah beserta jajarannya guna menjalankan dan mensukseskan program kerja hasil Muprov-VI Kadin Bali. Kiprah, fungsi dan peran Kadin dalam memajukan ekonomi Bali ke depan dinilainya sangat tergantung dari semangat kebersamaan antara Kadin dengan Pemerintah di semua tingkatan.

Lebih jauh Ia menjelaskan bantuan bedah rumah yang berhasil dikumpulkan dalam rangkaian acara tersebut berasal dari acara Kadin Golf dan Charity (lelang lukisan), sebagai wujud kepedulian dan dukungan Kadin Bali mensukseskan Program Pemprov Bali.


Sumber: Redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image
Berita Lainnya
OK Bank Sasar Kredit SME
OK Bank Sasar Kredit SME
Berswadaya Mengelola Sampah Desa di TPS 3R Desa Tangkas
Berswadaya Mengelola Sampah
Polisi Jaga Kuta Lebih Ketat
Polisi Jaga Kuta Lebih Ketat
The Lost Child (Part III)
The Lost Child (Part III)
4 AIR TERJUN TERINDAH DI BALI
4 AIR TERJUN TERINDAH DI BALI