Kabardewata.com

Sosial Budaya

JBT Gelar Bersih Pantai dan Pelepasan 500 Tukik

Kategori Sosial Budaya, November 25, 2018, Dilihat sebanyak 148 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Komitmen menjaga lingkungan oleh   PT. Jasamarga Bali Tol (JBT)  bukan hanya dilakukan dengan mananam mangrove, melainkan juga pelepasan 500 ekor tukik yang akan dilaksanakan Minggu (25/11) di Pantai Kuta. Melalui kesempatan tersebut pihaknya sekaligus mengajak masyarakat untuk melakukan pembersihan pantai.


Direktur Utama PT. Jasamarga Bali Tol, Enkky Sasono menjelaskan, aksi bersih-bersih pantai adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap eksistensi lingkungan. Terlebih bagi Pantai Kuta yang selama ini merupakan destinasi favorit bagi para wisatawan baik mancanegara maupun nusantara. 

"Untuk peduli terhadap kebersihan Pantai Kuta ini dari sampah-sampah dan kalau kita lihat sekarang ini kan sangat bersih ya, artinya kegiatan ini sudah sering dilakukan. Tetapi ini masih dalam tataran kuratif ya, artinya kita mengangkut sampah, membersihkan sampah," katanya kepada wartawan. 

Melalui aksi bersih-bersih pantai serangkaian HUT ke-7 PT. JBT itu, pihaknya juga ingin meningkatkan kepedulian seluruh komponen masyarakat.

"Ini sekaligus mengingatkan kita, mengajak kita dengan kesadaran penuh untuk melakukan kegiatan yang sifatnya preventif. Dalam hal ini kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, ini bisa dilakukan dari organisasi kecil dirumah tangga, kemudian di sekolah-sekolah, perkantoran sampai di dunia industri," ujarnya.

"Kami berharap semuanya, seluruh stakeholder pantai ini karena milik kita bersama ya, jadi semuanya bisa peduli, dan kondisi pantai kita bisa menjadi lebih bersih ya. Dengan kebersihan pantai ini tentunya akan mendukung kehidupan atau ekosistem biota laut disekitar pantai ini," imbuh Enkky. 

Kepedulian itu juga diejawantahkan melalui pelepasan 500 ekor tukik (baby turtle). Tak melulu soal bisnis, PT. JBT pun disebut berkewajiban menjaga kelestarian lingkungan, dan eksistensi biota laut yang selama ini mendukung geliat kepariwisataan Pulau Dewata. 

"Ya jadi dengan ekosistem biota laut yang baik tentunya juga akan mendukung kelestarian atau kehidupan daripada seluruh biota laut didalamnya. Pada hari ini kita juga sekaligus melepas tukik atau baby turtle. Nah ini kenapa, karena memang penyu ini keberadaanya sudah semakin langka. Oleh karenanya kita semua harus peduli, untuk kembali melestarikan," pungkasnya


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image