Kabardewata.com

Sosial Budaya

Antrian Pemudik di Gilimanuk Hingga Mencapai 2,5 Kilometer

Kategori Sosial Budaya, July 26, 2014, Dilihat sebanyak 177 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Antrian panjang kendaraan para pemudik yang sempat terjadi pada tadi malam, Kamis (24/07/2014) sekitar pukul 23.00 wita. hingga mencapai 2,5 kilometer dari pintu masuk pelabuhan saat ini telah terurai.

Kemacetan tersebut bisa terurai 2,5 jam setelah  mengoperasikan 3 unit KMP di Dermaga LCM. “Kami bersyukur antrian panjang semalam telah berhasil diuraikan. Kami bekerjasama dengan pihak Syahbandar mengoperasikan 3 unit KMP di Dermaga LCM dengan menyediakan Dermaga khusus sehingga tidak perlu mengikuti jadwal reguler,” kata Manager Operasional ASDP Gilimanuk Wahyudi Susianto.

Hingga tadi Malam antrian kendaraan masih didominasi dengan kendaraan roda dua dengan 13.212, roda empat sebanyak 5.181 kendaraan dan jumlah penumpang mencapai 58.502 orang.Selain itu untuk mengatasi antrian panjang Polres Jembrana telah memberlakukan jalur khusus sesuai dengan jenis kendaraannya yang terbagi atas 4 lajur.

“Kita berusaha melakukan pengaturan dengan berkoordinasi dengan pihak ASDP Gilimanuk untuk masuk ke dalam pelabuhan dengan membagi 3 arus utama kendaraan. Pertama khusus sepeda motor, khusus kendaraan kecil dan terakhir khusus truck dan bus. Masing-masing tidak bertemu dan langsung masuk ke dalam pintu kontribusi,” Ungkap Kapolres Jembrana AKBP Harry Haryadi.

Lanjutnya, pembagian lajur tersebut telah dilakukan pengujian dan hasilnya sangat signifikan mengurai kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk. Sehingga semua tergantung dengan kecepatan bongkar muat dari kapal dari ASDP yang kita hitung sekitar 30-45 menit.

“Hingga saat ini semua berjalan normal. Sehingga jika terjadi antrian, bongkar muat maju lagi. kita juga telah menempatkan petugas kepolisian tidak hanya di dalam pelabuhan melainkan keseluruh lokasi jalur kendaraan sehingga kita mampu meminimalisir pemudik yang berusaha menyalip ataupun kendaraan yang mogok,” tambahnya.

 

Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image