Kabardewata.com

Sosial Budaya

400 Penerbangan Ditiadakan Saat Nyepi 2014

Kategori Sosial Budaya, March 26, 2014, Dilihat sebanyak 197 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Kuta, Bali. Pihak PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menegaskan, akan terjadi 24 jam penutupan bandara disaat perayaan Nyepi nanti. Ini sama artinya dengan, pada perayaan hari raya umat Hindu ini, sama sekali tidak akan ada pesawat yang terbang lalu lalang, baik dari maupun ke Bandara I Gusti Ngurah Rai. Diperkirakan, ada 400 penerbangan berjadwal ditiadakan terkait hal ini. Yakni terdiri dari 284 penerbangan domestik dan 152 penerbangan internasional.

Co General Manager (GM) Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita menjelaskan, penutupan bandara ini mengacu pada Surat Dirjen Perhubungan Udara No. AU/2696/DAU/1796/99 tanggal 1 September 1999 dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 003.2/223168/DPIK tanggal 30 Desember 2013. "Dengan adanya Surat Dirjen Perhubungan Udara dan Surat Edaran Gubernur Bali, maka selama pelaksanaan Nyepi semua penerbangan domestik maupun penerbangan internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai akan ditiadakan," jelasnya di Kuta.

Melancarkan hal ini, Ardita juga menyebut pihaknya telah melayangkan Notice to Airman (Notam) kepada maskapai penerbangan dan bandara seluruh dunia. Dengan tujuan, para maskapai dapat mengatur dari jauh hari untuk tidak menjadwalkan penerbangan ke Bali selama periode penutupan yang terhitung mulai tanggal 31 Maret 2014 jam 06.00 Wita hingga 1 April 2014 jam 06.00 Wita. “Dan akan kembali dibuka dan operasi seperti biasa pada tanggal 1 April 2014 jam 06.01 Wita,” imbuhnya.

Walaupun tidak beroperasi, lanjut dia, beberapa personil akan tetap disiagakan. Ini dilakukan dalam hal mengantisipasi permohonan technical landing atau emergency landing dan termasuk pula medical evacuation.

Lebih lanjut, Malaysia Airline (MH867) disebut akan menjadi pesawat yang terakhir kali mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sebelum dilakukan penutupan nanti. Pesawat ini terbang dari Kuala Lumpur pada tanggal 31 Maret 2014 jam 02.35. Sedangkan penerbangan yang pertama berangkat setelah bandara dibuka kembali yakni Garuda Indonesia (GA403) tujuan Jakarta pada jam 08.00 Wita serta Cebu Airline (CEB280) tujuan Manila pada jam 08.35.

Di lain hal, terkait pengamanan Nyepi nanti, Ardita menyebut telah melakukan koordinasi pula dengan pihak Desa Adat Tuban. Kata dia, ada beberapa masukan yang muncul saat koordinasi dilakukan. Salah satunya yakni pemadaman lampu selama perayaan Nyepi nanti


Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image