Kabardewata.com

Ekonomi

Klaster Bawang Putih KTT Manik Pertiwi Buleleng Untuk Penghasil Benih

Kategori Ekonomi, August 06, 2020, Dilihat sebanyak 241 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Bawang putih menjadi komoditas pangan strategis kerena kebutuhan cukup besar. sangat dibutuhkan sebagai bumbu dalam masakan sehari -hari dan fungsinya tidak dapat disubstitusi dengan komoditas lainnya.

Para petani bawang putih di Desa Wanigiri Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng , melakukan panen perdana, Kamis  (6/8/2020). Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi XI DPR Republik Indonesia I Gusti Agung Rai Wirajaya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Dinas dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali , serta Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Panen perdana Kelompok Tani Manik Pertiwi atas prakarsa Bank Indonesia.  Kelompok petani ini menjadi binaan KPw BI Bali sejak Tahun 2017. Secara khusus, diarahkan ke penanaman bawang putih secara organik.

Ketua Kelompok Tani Manik Pertiwi Ketut Sandi mengatakan,"sampai saat ini kita punya luasan yang ditanami bawang putih seluas 5 hektar. Dari tahun ke tahun terus berkembang, hasilnya pun meningkat dari tahun ke tahun. Kalau di tahun 2017/2018, kita baru bisa dikisaran 7,2 ton per hektar,"ujarnya disela-sela di sela- sela Panen Persama Komoditas Bawang Putih dan Penyerahan Bantuan PSBI KTT Manik Pertiwi Binaan KPw BI Bali.

Tahun 2018/2019 panen per hektar bisa 7,8 ton. Kemudian hari ini bisa kita saksikan bersama panen bisa capai 16 ton per hektar," ungkapnya. Karena kita berproduksi belum untuk konsumsi 100%. Karena tujuannya, untuk benih penanaman tahun depan. 

"Kita akan dijadikan klaster bawang putih untuk penghasil benih," jelasnya. Tidak saja untuk Buleleng, tapi Bali secara keseluruhan. Harapannya bisa secara nasional kita ikut menyambut ketersedian bawang putih di dalam negeri,"ungkapnya

 "Ada beberapa hasil yang tidak layak untuk benih, dilempar untuk konsumsi. Tapi tidak banyak, hanya sedikit," jelasnya. Petani Manik Pertiwi berjumlah 28 KK anggota dengan luasan 25 hektar. 

"Baru 5 hektar ditanami bawang putih. Sisanya, hortikultura seperti kubis, tomat,kentang, wortel, dan lain," jelasnya. Semua kita mengarah organik,ramah lingkungan. Senang jadi binaan BI, difasilitasi pelatihan dan sarana pendukung lainnya demi kemajuan Kelompok Manik Pertiwi,"imbuhnya.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image