Kabardewata.com

Opini

Makna Canang dalam Hindu

Kategori Opini, March 25, 2014, Dilihat sebanyak 624 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Canang adalah sebuah hasil karya budaya dalam keagaaman sebagai suatu sarana persembahyangan yang harus ada dalam kegiatan keagamaan di Bali.
Kata “Canang” berasal dari bahasa Jawa Kuno atau bahasa Kawi yang berarti sirih, yang disuguhkan pada tamu yang di hormati. Jadi, oleh karena itu canang di jadikan suatu sarana yang harus ada karena di persembahkan kepada Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi dalam ajaran agama Hindu di Bali .
Dalam ajaran agama Hindu di Bali canang menagndung beberapa makna, yaitu :

  • Sebagai lambang perjuangan hidup manusia dengan selalu memohon perlindungannya untuk dapat menciptakan, memelihara dan meniadakan yang berhubungan dengan hidup manusia.
  • Sebagai lambang menumbuhkan keteguhan, kelanggengan dan kesucian pikiran
  • Sebagai lambang suatu usaha uamat manusia untuk menerapakan ajaran agama Hindu dalam bentuk banten yang memberikan keterangan tentang arti dan makna hidup.


Canang pada umunya berbentuk persegi, namun di setiap daerah di Bali memiliki bentuk canang yang bebeda, ada yang bulat ada yang beberbentuk segitiga, namun perbedaan bentuk tersebut tidak menghilangkan makna dari canang tersebut.
Canang terbuat dari janur ( daun kelapa yang masih muda ) dan daun pohon jaka sebagai alasnya, kemudian dibentuk sedemikian rupa dan dijarit dengan menggunkan batang bambu yang telah dipotong  dan kemudian dihiasi dengan bunga-bungaan yang berwarna-warni . Dalam pembentukannya harus memperhatikan arah-arah yang dianggap baik atau suci oleh umat Hindu.

Canang terdiri dari beberapa unsur pembentukannya yaitu sebagai berikut :

1.Porosan
Porosan melambangkan Tuhan/ Ida Sang Hyang Widhi dalam manifetasinya sebagai Tri Murti

2.Plawa/ daun-daunan
Melambangkan tumbuhnya pikiran suci dan hening

3.Tetuesan / Jejaitan
Lambang keteguhan atau kelanggengan umat manusia

4.Bunga
Melambangkan keikhlasan

5.Uras Sari
Dibuat dari garis silang yang menyerupai tanda tambah yang merupakan bentuk sederhana dari Swastika


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image