Kabardewata.com

Sosial Budaya

Peduli Lingkungan Ratusan Anggota REI Bali Bersih-Bersih Pantai Matahari Terbit

Kategori Sosial Budaya, March 01, 2020, Dilihat sebanyak 899 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Ratusan anggota Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Bali melakukan aksi bersih-bersih dikawasan Pantai Matahari Terbit, Sanur, Minggu (1/3/2020). Aksi ini merupakan rangkaian pra-Musyawarah Daerah (Musda) X DPD REI Bali. 

Musda X yang rencananya diselenggarakan Senin, 06 April 2020, beragendakan pemilihan Ketua DPD REI Bali periode 2020-2023. 

Ketua Panitia Musda X DPD REI Bali, Gede Semadi Putra menjelaskan, pra-Musda diisi empat kegiatan, meliputi aksi bersih-bersih di Pantai Matahari Terbit, bedah rumah, donor darah, dan bakti sosial ke Panti Asuhan. 

Khusus aksi bersih-bersih, ia menyebut sebagai kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Semadi Putra tak memungkiri, Bali sebagai destinasi kepariwisataan dunia menghadapi tantangan besar dalam mengentaskan permasalahan sampah. Oleh karenanya dalam aksi ini, pihaknya ingin berkontribusi nyata mengurangi sampah, utamanya di fasilitas umum dan objek wisata.

"Jadi yang kita utamakan tentu sampah-sampah plastik dan sampah apapun itu yang mengotori lingkungan. Kita sebagai masyarakat Denpasar khususnya, berharap tentu dapat menjaga lingkungan Denpasar lebih bersih, untuk anak dan cucu kita nanti," katanya kepada wartawan di Pantai Matahari Terbit, Minggu (1/3/2020) pagi. 

Ketua DPD REI Bali periode 2017-2020, Pande Agus Permana Widura pada kesempatan yang sama mengemukakan, pihaknya memiliki komitmen dalam menjaga kelestarian alam Pulau Dewata. 

"Ini adalah salah satu langkah awal kita, dengan pembersihan sampah di pantai. Mudah-mudahan berikutnya kita juga bisa melakukan penanaman pohon kembali. Itu juga salah satu rencana kita kedepannya," ungkapnya. 

Pande Agus Permana Widura menyebut, kedepan REI Bali berencana mendaur ulang sampah plastik. Daur ulang itu diproyeksikan mampu mendukung pembangunan hunian. 

"Seperti contoh mungkin pagarnya bisa kita buat dari daur ulang plastik. Ini hal-hal yang sedang kami pelajari kedepannya, untuk bersama-sama pemerintah menjaga lingkungan hidup ini untuk anak cucu kita kedepannya," paparnya. 

"Langkah ini sangat dimungkinkan, apabila itu memang sudah aman untuk masyarakat atau end user kita. Kita akan coba cek, karena sudah ada beberapa yang melakukan hal-hal seperti itu diluar negeri. Jadi kami masih dalam tahap pembelajaran. Apabila itu bisa dilakukan di Bali, itu akan sangat membantu kita untuk mengurangi daripada sampah plastik ini sendiri," sambung Pande Agus Permana Widura. 

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sampah B3 dan LB3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Denpasar, Ketut Adi Wiguna menyambut baik peran serta DPD REI Bali melalui aksi bersih-bersih ini. 

"Kegiatan ini juga mendukung program Denpasar kedas (bersih). Denpasar kedas merupakan program yang menunjang Perpres Nomor 97 Tahun 2017, terkait masalah target-target daripada pengurangan dan penanganan sampah," ucapnya. 

"Terkait masalah program bersih-bersih pantai ini, memang kedepannya kami harapkan, semua komponen masyarakat untuk ikut terlibat. Sehingga betul-betul nanti masalah kebersihan, masalah sampah, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi menjadi kewajiban kita bersama," lanjutnya. 

Adi Wiguna mengakui, Peraturan Walikota Denpasar (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik telah berhasil mereduksi produksi sampah plastik. Secara global, pengurangan sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat berada dikisaran 75%.

"Angka itu kita gabung yang ada di supermarket, pasar tradisional dan warung serta toko. Sehingga PR kita kedepan, yaitu sisa 25 persen ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Oleh karena itu akan kita dorong bersama-sama, semua pengusaha, baik yang ada di warung/toko, yang ada di pasar tradisional, itu didorong untuk tahun 2025 mungkin mendahului, betul-betul nanti kantong plastik tidak lagi disediakan," pungkasnya. 


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image