Kabardewata.com

Nataru, Jasa Raharja Imbau Pemilik Kendaraan Bayar Iuran Wajibnya

Kategori , December 09, 2019, Dilihat sebanyak 53 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, Jasa Raharja mengimbau kepada pemilik kendaraan dalam hal ini angkutan umum agar memastikan kendaraanya sudah melakukan kewajibannya membayar iuran wajibnya. Sebab berdasarkan informasi kondisi sama tahun lalu, pergerakan kendaraan yang masuk ke Bali sangat banyak.

“Untuk itu kami akan mengantispasi pada titik penyeberangan di Gilimanuk maupun Padangbai memastikan kendaraan laik jalan, termasuk sudah melakukan kewajibannya membayar iuran wajibnya demi kepastian keamanan penumpang,” kata Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang Bali Rama Yudha di sela-sela kegiatan donor darah terkait perayaan HUT Jasa Raharja ke-59 pada 1 Januari 2020, Renon, Denpasar, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, menyambut Nataru 2019 pihaknya sudah koordinasi dengan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) terutama terkait pembuatan posko dan kegiatan pengobatan gratis. Jasa Raharja berharap setiap penumpang kapal laut, udara, darat statusnya terjamin. Utamanya di darat di mana saat Nataru prekuensi kendaraan dan penumpang makin banyak.

“Mengatasi krodit di lapangan dan memastikan perjalanan lancar, aman dan nyaman ini kami berkoordinasi juga dengan Dishub terkait kelayakan kendaraan untuk memastikan kendaraan dan angkutan yang beropersi layak jalan dan siap mengakut penumpang sampai tujuan,” paparnya.

Begitupula terkait pembayaran klaim, diakui pihaknya sudah koordiansi dengan kepolisian dan siap bergerak cepat untuk membayar klaim karena sudah terintegarssi secara sistem dengan kepolisian dan kesyahbandaran misalnya bila terjadi kecelakaan di laut.

“Kendati tahun lalu pembayaran klaim meningkat, tahun ini kami harapkan alami penurunan karena harapannya saat Nataru tidak ada peningkatan kecelakaan saat berlibur,” harapnya.

Hingga November 2019, Jasa Raharja Cabang Bali mencatat jumlah santunan yang dibayarkan emncapai Rp46,8 miliar dengan jumlah korban mencapai 2.435 jiwa.

Sementara terkait kegiatan donor darah ditargetkan mencapai kurang lebih 100 kantong dalam upaya membantu korban yang membutuhkan darah. Selain itu, akan melakukan kegiatan mengunjungi korban kecelakaan sesuai core bisnis, ke panti asuhan, serta mendukung kearifan lokal sesuai kebijakan pemerintah provinsi Bali.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image