Kabardewata.com

Property

REI Bali: Pandemi COVID-19, Properti Hadapi Resesi 

Kategori Property, May 17, 2020, Dilihat sebanyak 129 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Bali akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X, Senin (18/5/2020). Musda X ini beragendakan pemilihan Ketua DPD REI Bali periode 2020-2023.

Ketua Panitia Musda X DPD REI Bali, Gede Semadi Putra menjelaskan, ada yang berbeda dalam agenda tiga tahunan tersebut. Pandemi COVID-19 dikatakan memaksa pihaknya menggelar musyawarah daerah secara virtual. 

"Kita rencana Musda seharusnya tanggal 6 April 2020, cuma karena memang terjadi pandemi COVID-19, kita undurkan acara Musda tersebut menjadi tanggal 18 Mei 2020 sesuai dengan keputusan dari DPP REI yang memberikan kita izin untuk melakukan Musda secara online (teleconference) yang dihadiri 50 peserta serta undangan dari seluruh DPD REI dari sabang sampai merauke," jelasnya kepada wartawan di Sekretariat DPD REI Bali, Minggu (17/5/2020). 

"Kita di REI merupakan DPD yang pertama kali melakukan Musda online (virtual). Serangkaian Musda kita telah melakukan bakti sosial berupa pembersihan pantai, dan pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak COVID-19," lanjutnya. 

Meski virtual, akan tetapi Musda ini tetap menghadirkan 17 peserta di Sekretariat DPD REI Bali. Ke-17 peserta itu merupakan pengurus inti DPD REI Bali periode 2017-2020, majelis pimpinan sidang, dan pimpinan sidang komisi. Tujuannya adalah untuk melakukan pengesahan dan penandatanganan hasil Musda X DPD REI Bali secara offline. 

Ketua DPD REI Bali periode 2017-2020, Pande Agus Permana Widura pada kesempatan yang sama memastikan, peserta yang hadir secara offline tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Dimana social distancing tetap akan kita jaga. Artinya setiap orang akan duduk masing-masing kurang lebih satu meter sampai satu setengah meter. Terus juga kita melakukan rapid test untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya. 

"Dilain sisi juga kita tetap menggunakan masker selama acara Musda ini berlangsung. Tentunya juga kita akan sediakan hand sanitizer masing-masing Musda yang nanti akan hadir wajib membawa hand sanitizer, terus juga kita menyediakan untuk thermo gun. Jadi sebelum memasuki daripada ruang rapat, itu akan kita lakukan pengecekan suhu tubuh," sambung Ketua Umum HIPMI Bali periode 2020-2023 tersebut.

Pande Agus mengemukakan, berbagai tantangan akan dibahas dalam Musda X. Salah satunya soal resesi sektor properti Pulau Dewata ditengah pandemi COVID-19. Resesi itu tidak lepas dari lumpuhnya sektor kepariwisataan Bali. 

"Saya saat ini melihat terjadinya penurunan yang signifikan. Karena daya beli masyarakat itu memang sangat turun. Dimana kita ketahui bersama begitu banyaknya hotel-hotel yang ditutup, banyaknya karyawan yang di-PHK, itu secara tidak langsung tentunya akan berimbas kepada pembelian-pembelian daripada bidang usaha lain," bebernya. 

Sementara calon tunggal Ketua DPD REI Bali periode 2020-2023, I Gede Suardita mengutarakan, penurunan transaksi sektor properti terjadi diseluruh cluster. Namun yang paling signifikan terlihat adalah untuk kelompok menengah keatas. 

"Mungkin turunnya itu hampir 90 persen. Dimana itu dimulai dari pertengahan Maret 2020 sampai sekarang. Terus untuk yang menengah kebawah itu masih ada pembelinya. Kalau boleh dibilang mungkin lebih dari 50 persen turunnya. Sampai saat ini masih ada pembeli yang berminat membeli (properti cluster menengah kebawah)," sebutnya. 

Walaupun end-user masih berminat membeli properti cluster menengah kebawah, namun Suardita mengakui, hal itu terbentur oleh proses diperbankan. Ia menilai, perbankan ditengah pandemi COVID-19 terkesan mempersulit verifikasi kredit calon konsumen properti. Kondisi itu disebut terjadi sejak April 2020. 

"Memang secara hukum mungkin tidak boleh. Tetapi prakteknya seperti itu. Dimana mereka mempersulit persyaratan, terus dilihat lagi pekerjaannya. Kalau pekerja pariwisata dan bisnis turunannya itu memang dipending pembiayaannya," pungkasnya.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image