Kabardewata.com

Hospitality

BPJAMSOSTEK Gianyar Serahkan 25 paket APD Kepada Rumah Sakit Ari Canti

Kategori Hospitality, July 09, 2020, Dilihat sebanyak 361 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bali Gianyar, Imam Santoso yang didampingi Kepala Bidang Pelayanan, Achmad Fatahuddin menyerahkan bantuan APD Lengkap Covid-19 secara simbolis kepada Direktur Rumah Sakit Ari Canti, dr. I Wayan Aryawan, MM.

Rumah Sakit Ari Canti merupakan salah satu Rumah Sakit kerjasama dengan BPJAMSOSTEK Cabang Bali Gianyar sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK). Penyerahan APD Covid -19 sejumlah 25 paket yang berupa Baju Hazmat, Face Shield, Masker kN95, Google Safety, Sarung Tangan dan Boots Safety ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Promotif dan Preventif BPJAMSOSTEK Tahun 2020.

"Bantuan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan promotif kami BPJSAMSOSTEK yang khusus kami dedikasikan kepada beberapa rumah sakit sebagai bentuk dukungan kami untuk memutus penyebaran covid-19," kata Imam Santoso selaku Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bali Gianyar

"Kami sebagai salah satu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial memiliki komitmen kuat untuk membantu upaya pemerintah menekan penyebaran COVID-19," ujarnya.

dr. I Wayan Aryawan, MM selaku Direktur Rumah Sakit Ari Canti mengungkapkan sangat berterimakasih atas bantuan APD yang diberikan dan siap melayani masyarakat untuk menekan penyebaran covid-19.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada BPJAMSOSTEK Gianyar atas sumbangan 25 paket APDnya kepada Rumah Sakit Ari Canti. Semoga dengan bantuan ini beban Rumah Sakit Ari Canti bisa diringankan dan kami bisa bekerja dengan baik terutama dalam melayani masyarakat dalam mengatasi atau menekan terjadinya pandemi covid-19 yang sedah mewabah saat ini di Bali, khususnya di daerah Gianyar dan harapan kami juga dengan APD ini Tim Medis kami bisa bekerja lebih baik, lebih percaya diri dalam melayani masyarakat.”, ungkap dr. Wayan.

Selain tenaga medis, pandemi covid-19 ini juga berpengaruh terhadap dunia kerja. Tak sedikit dari pemberi kerja yang terpaksa mem-PHK tenaga kerjanya. Tingginya jumlah PHK tersebut turut berpengaruh pada peningkatan jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Namun sebagai institusi yang menyelenggarakan pelayanan kepada publik, pihaknya memastikan bahwa BPJAMSOSTEK telah mempersiapkan seluruh infrastruktur fisik maupun non fisik untuk menghadapi gelombang PHK di tengah pandemi ini.

Sejak bulan Maret lalu BPJAMSOSTEK telah memperkenalkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK) melalui kanal hibrid yaitu online, offline dan kolektif. Untuk kanal online, peserta dapat mengajukan klaim dengan cara mengakses antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Namun bagi peserta yang mengalami kendala saat menggunakan Lapak Asik online, BPJAMSOSTEK juga membuka kanal offline yang tersedia di kantor cabang BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“LAPAK ASIK offline ini tetap tidak mempertemukan petugas BPJAMSOSTEK dan peserta secara langsung, sebab telah disediakan bilik- bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas secara video conference untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data,”ungkap Imam.

Imam juga menambahkan bahwa melalui metode tersebut, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) mampu melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan yang disebut "One to Many". Sehingga secara tidak langsung kemampuan penyelesaian klaim meningkat dan phsycial distancing tetap terjaga.

“Meski kami menyediakan kanal klaim offline, namun saya mengimbau bagi perserta yang akan mengajukan klaim untuk untuk tetap sebisa mungkin berada di rumah dan menggunakan kanal online yang telah kami disediakan. Karena prosesnya lebih mudah dan mengurangi potensi terpapar virus Covid-19. Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking klaim yang telah kami sediakan untuk mengetahui perkembangan proses klaim yang sedang mereka ajukan,"imbuhnya.

Semoga dengan kita mematuhi aturan pemerintah, pandemi ini bisa segera berakhir dan ekonomi Indonesia dapat kembali seperti sedia kala,” tutup Imam.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image