Kabardewata.com

Teknologi

Akibat Suhu Ekstrem, 4 Negara Ini Bakal `Meleleh`

Kategori Teknologi, October 29, 2015, Dilihat sebanyak 136 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Massachusetts - 2100 menjadi tahun yang kini diperbincangkan banyak orang. Pasalnya, NASA telah memprediksi lewat sebuah dataset bahwa Bumi akan mengalami perubahan iklim besar, dan puncaknya akan terjadi pada tahun tersebut.

Hal ini bahkan didukung dengan temuan terbaru para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology dan Loyola Marymount University yang menjelaskan bahwa memang benar dalam waktu 85 tahun lagi, sebagian besar wilayah Bumi akan mengalami perubahan iklim dimana suhu akan meningkat lebih panas.

Menurut informasi yang dilaporkan Mirror, Kamis (29/10/2015), terdapat beberapa negara`hot spot` yang nantinya akan menjadi wilayah paling panas dari semua negara di Bumi.

Tercatat, ada empat (4) negara Timur Tengah yang konon akan memiliki perubahan iklim besar, negara tersebut meliputi Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Bahrain. Keempat negara itu akan memiliki puncak suhu temperatur ekstrem yang terpatok di angka 74 derajat hingga 77 derajat celsius. 

"Ini memang masih menjadi prediksi yang terus diteliti, suhu temperatur tersebut kami nilai begitu panas untuk dirasakan tubuh manusia. Mereka tidak akan bisa bertahan dengan suhu seperti itu. Mereka bahkan tidak bisa pergi ke luar dengan keadaan demikian," tulis tim peneliti di jurnal Nature Climate Change.

"Kami berusaha untuk mengekspos titik-titik wilayah yang sedang kami pelajari. Jika nantinya memang benar terjadi, kami khawatir akan terjadi ancaman pada kelayakhunian umat manusia di Bumi," lanjut tim peneliti.

Upaya pengendalian tim peneliti ini akan diadakan lewat sebuah seminar riset "United Nations Climate Change Conference" yang akan diadakan di Paris pada November 2015. Seminar tersebut akan membahas perjanjian legal pengontrolan emisi CO2 di Bumi.Namun, jika benar terjadi hal demikian, para peneliti tersebut dapat mengakali peristiwa alam ini dengan mengontrol emisi karbondioksida (CO2) di Bumi.


Sumber: liputan6

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image