Kabardewata.com

Sosial Budaya

Warisan Budaya Dunia, Joged Bali Diusulkan ke UNESCO

Kategori Sosial Budaya, October 20, 2015, Dilihat sebanyak 221 kali, Post oleh Admin Kabardewata


DENPASAR - Ada sembilan tarian Bali yang digadang-gadang menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.
Proses pengajuan tari-tarian yang merupakan warisan budaya tradisional tak benda ini sudah lebih dari tiga tahun yang lalu, dan kini telah berhasil ditetapkan secara nasional.

Kesembilan tarian tradisional tersebut, antara lain Barong Ket, Joged, Legong Kraton, Drama Tari Wayang Wong, Drama Tari Gambuh, Topeng Sidakarya, Baris Upacara, Sanghyang, dan Rejang.

Tari-tarian tersebut menurut Kepala Dinas Kebudayaan ProvinsiBali, Dewa Putu Beratha sebagai perwakilan dari 3 jenis seni tari di Bali.

"Sembilan tarian ini mewakili tiga genre. Antara lain seni, senibebali dan balih-balihan," ujar Beratha, Senin (19/10/2015).

Beratha mengatakan, proses pengajuan ke pihak Unesco melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sudah dilakukan.

Hanya saja tinggal menunggu keputusan dari pihak Unesco mengenai penetapan warisan budaya dunia.

"Ini sudah kami ajukan dan sedang kami perjuangkan ke Unesco. Kalau dari pusat, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Budaya kan sudah ditetapkan. Dokumen sudah diajukan dan sudah masuk tinggal tunggu kelanjutannya," ujar Beratha.

Selain kesembilan tarian yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia, karya budaya lain yang ditetapkan adalah Gringsing Tenganan, Endek Bali dan Seni Lukis Klasik Kamasan Bali.

"Ada 3 karya warisan budaya lainnya yang turut ditetapkan, yakni Gringsing Tenganan, Endek Bali, dan seni lukis klasik Kamasan. Besok akan diserahkan sertifikat penetapannya," ujarnya.

Penyerahan sertifikat ini dilakukan di Gedung Kesenian Jakarta oleh Menteri Kebudayaan dan Pendidikan kepada Gubernur Bali,Made Mangku Pastika, Selasa (20/10/2015) ini.

"Besok (hari ini, red) di Jakarta akan diselenggarakan penyerahan sertifikat atas karya budaya tak benda Indonesia yang telah berhasil ditetapkan, dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kepada Gubernur Bali yang diwakili oleh Kadis Kebudayaan Provinsi Bali," ujat Beratha.


Sumber: tribunbali

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image