Kabardewata.com

Sosial Budaya

Selama Ramadhan TPID Bali Siapkan langkah antisipatif Kendalikan Inflasi

Kategori Sosial Budaya, June 13, 2016, Dilihat sebanyak 169 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Wakil Ketua TPID Bali, Dewi Setyowati kepada Kabar Dewata di Denpasar,  menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi di-9 Kabupaten Kota di Pulau Dewata. Langkah-langkah tersebut seperti menggelar pasar murah, talk show di media massa elektronik dan cetak, untuk membentuk pola pikir masyarakat agar tetap berbelanja sesuai dengan keperluan.

Kenaikan harga bahan pokok, selalu menjadi momok menjelang atau sepanjang Bulan Ramadhan, dan ketika memasuki Idul Fitri. Kondisi yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat itupun tak dipungkiri akan berdampak terhadap angka inflasi, baik secara nasional maupun dimasing-masing daerah. Khusus di Bali, kondisi itu telah disiasati dengan sejumlah langkah, yang dikoordinir langsung oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)

"Kita sudah lakukan sejumlah langkah ya, mulai dari pasar murah, sampai dengan talk show di media televisi dan koran. Harapannya supaya masyarakat tidak lagi berbelanja berlebihan, karena itu juga akan berpengaruh pada harga bahan pokok dipasar," ungkapnya. 

Dewi Setyowati lebih lanjut mengatakan, TPID juga sudah memantau sejumlah harga kebutuhan pokok yang cenderung fluktuatif mengikuti kondisi pasar, seperti gula pasir, daging dan gas elpiji. Menyikapi pergerakan harga itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan agen besar untuk memenuhi keperluan gula pasir masyarakat, serta meminta gelontoran pasokan daging dari Jakarta dan menekan harga gas elpiji 3kilogram yang sempat naik sampai Rp. 30.000, kini telah kembali normal keangka Rp. 14.500.

"Kita sudah berkoordinasi dengan agen besar distributor gula pasir, kita juga meminta pasokan daging dari Jakarta, selain itu kita juga terus pantau harga gas elpiji yang awal pekan ini sempat menembus angka 30 ribu rupiah. Alhamdulillah untuk gas elpiji sudah bisa kita kembalikan keharga semula yaitu Rp. 14.500," katanya.

Ditanya perkiraan angka inflasi selama bulan ramadhan dan idul fitri, Dewi Setyowati menyampaikan, pihaknya sudah membuat skema penghitungan sementara, dimana angka inflasi Provinsi Bali sampai lebaran nanti diperkirakan sebesar 0,04%


Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image