Jelang Nataru, Penumpang di Pelabuhan Benoa Diperkirakan Naik 30 Persen

Jelang Nataru, Penumpang di Pelabuhan Benoa Diperkirakan Naik 30 Persen

Kepala Cabang Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Benoa, Ridwan Mandaliko kepada wartawan di Pelabuhan Benoa, Selasa (13/12/2016) mengatakan, pihaknya telah memberlakukan trayek ekstra untuk 4 Kapal Motor reguler. Empat Kapal Motor yang disiagakan meliputi KM. Awu, KM. Tilongkabila, KM. Leuser dan KM. Kelimutu. Sampai saat ini jumlah tiket yang terjual mencapai 50% dari kuota, dengan penjualan terbanyak mulai tanggal 20 Desember 2016.

"Dari semula satu bulan, kemarin kita kalau yang bisa kan cuma delapan kali, delapan atau sembilan kali. Ini dengan ada tambahan kita jadi sebelas sampai duabelas kunjungan," ucapnya.

Ridwan Mandaliko memperkirakan satu kali kunjungan Kapal PT. Pelni saat Nataru, mengangkut 1.000 sampai 1.100 penumpang. Menyikapi lonjakan itu, pihaknya bersama sejumlah instansi akan menambah personil, guna mengantisipasi kepadatan penumpang ketika proses embarkasi maupun debarkasi.

"Kita bekerjasama dengan Kepolisian, KSOP dan Pelindo untuk mencegah dampak buruk dari peningkatan jumlah penumpang itu," jelasnya.

Sedangkan disinggung antisipasi calo, Ridwan Mandaliko mengaku telah memberlakukan pola penjualan tiket secara online.

"Kita kan sudah menjual tiket secara online, itu sedikit banyak dapat memangkas ruang gerak calo," tegasnya.

Intensitas keberangkatan dan kedatangan penumpang Kapal PT. Pelni di Pelabuhan Benoa diprediksi meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peningkatan diperkirakan mencapai 30% atau sekitar 4.000 sampai 5.500 penumpang.




Tuangkan Komentar Anda
Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>
CAPTCHA Image
Reload Image