Kabardewata.com

Sosial Budaya

Masyarakat Dihimbau lakukan Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

Kategori Sosial Budaya, May 27, 2016, Dilihat sebanyak 135 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Dalam mewujudkan Bali sebagai green province diperlukan upaya nyata dari segenap elemen , tidak saja pemerintah  namun juga masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Untuk itu, semua pihak diharapkan memantapkan komitmen dalam menjaga lingkungan sekitar.

Menurut Wakil Gubernur Ketut Sudikreta aksi nyata ini bisa dilakukan sedini mungkin mulai dari lingkungan halaman rumah duludan meluas hingga tingkat desa, kecamatan dan seterusnya. “Kita perlu mengedukasi masyarakat akan pentingnya mencintai dan menjaga kebersihan alam, karena sebenarnya hubungan kita dan alam tidak terpisahkan, jadi jangan egois sendiri,” tuturnya pada acara Gerakan penanaman tanaman hias bougenville dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan Batur Geopark, Kintamani, Bangli, Jumat (27/5)

Selanjutnya, Sudikerta juga menambahkan bahwa terpilihnya kawasan Kintamani dalam acara ini tidak lepas dari peran strategis wilayah yang berada di Kabupaten Bangli ini sebagai kawasan penyangga kehidupan bagi Bali. Jadi, sudah sepatutnya setiap masyarakat Bali harus mempertahankan kelestarian dan keasriannya. “Namun jauh lebih penting yang harus kita lakukan adalah bagaimana kawasan Kintamani bisa berfungsi secara ekonomis untuk mensejahterakan masyarakatnya serta alam tetap terjaga secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, secara khusus Wagub Sudikerta juga meminta Pemerintah Kabupaten Bangli untuk lebih serius menata kawasan Kintamani. Dia menilai kawasan ini semakin kumuh yang disebabkan oleh banyaknya bangunan liar di sepanjang jalan hingga menutup pemandangan kaldera Gunung Batur serta banyaknya sampah yang berserakan. Hal tersebut dikhawatirkan bisa mengganggu kenyamanan dan menjadi penyebab turunnya tingkat kunjungan wisatawan ke daerah ini.

“Jadi mari kita lestarikan alam yang indah ini dengan mengatur sampah dengan baik, serta menindak tegas para pemilik bangunan yang melanggar, karena dalam peraturan tidak boleh mendirikan bangunan yang menghadap ke Gunung Batur langsung karena bisa menutup pemandangan yang ada,” tegasnya. Sehingga dia berharap ke depan, Kintamani bisa ditata dengan baik, sehingga memilik pemandangan yang asri disamping udara yang bersih juga. “Semua itu adalah upaya kita demi menuju Bali Clean and Green,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Prov Bali penanaman pada pagi itu merupakan rangkaian dari Hari Lingkungan Hidup sedunia yang tahun ini mengambil tema global Go Wild For Life, Memerangi Perdagangan Ilegal Satwa Liar.

Dia menambahkan peserta pada pagi ini dating dari berbagai unsur yaitu masyarakat, pemerintah dan anggota perusahaan CSR untuk acara ini dengan jumlah total 700 peserta. Sementara itu jumlah tanaman pada hari itu adalah 1.500 pohon yang merupakan bantuan CSR dari pihak sponsor yaitu PLN Distribusi Bali, International Tourism Development Centre (ITDC), BPD Bali, Pertamina manggis, Balai Wilayah Sungai Bali Penida, JAMKRIDA Bali, INVIRO Pallet Tabanan, Coca Cola Amatil dan BI Wilayah Bali.

Sementara itu, Sekda Bangli, IB Giri Putra, yang mewakili Bupati Bangli menyambut baik dan mengapresiasi program ini, terlebih karena telah dipilihnya Kintamani. Ke depan dia optimis Bangli akan mejadi kota yang hijau melalui program yang telah dijalankan seperti Desa Sadar Lingkungan Hidup, Pelestarian Kawasan Sekitar Danau dan Waduk serta upaya penanaman pohon dan perindang. Menurutnya segala upaya itu dilakukan demi mengubah image Bangli menjadi kota yang asri sekaligus menarik wisatawan.


Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image