Kabardewata.com

Sosial Budaya

Belanda Buka Kesempatan Kerja bagi WNI Berbeasiswa

Kategori Sosial Budaya, October 06, 2016, Dilihat sebanyak 138 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan fasilitas program beasiswa dan studi di Belanda diberikan kesempatan dan kemudahan kerja di negeri tersebut. Kepala Departemen Promosi EP Nuffic, Han Dommers mengungkapkan mahasiswa/WNI yang telah lulus S1 dan S2 di Negeri Kincir Angin itu diberikan peluang pekerjaan oleh pemerintah setempat.
 
"Kalau sudah lulus kuliah S1 atau S2 bisa dalam 3 tahun atau memilih 1 tahun untuk mencari pekerjaan di Belanda. Berdasarkan penelitian 1 tahun kalau mahasiswa tinggal bisa mendapatkan 950 Euro per tahun. Itu untuk ekonomi kalau mahasiswa tinggal di Belanda untuk pekerjaan," ujarnya kepada awak media di Kampus Unud Denpasar, Rabu (5/10).
 
Dia menjelaskan WNI yang lulus perguruan tinggi di Belanda diberikan kemudahan dalam mengurus visa kerja di negeri tersebut. "Mudah untuk dapat visa dari Pemerintah Belanda untuk mencari pekerjaan, karena pemerintah juga melihat kalau sudah selesai kuliah mereka dianggap cukup penting untuk menumbuhkan ekonomi di Belanda," sebutnya.
 
Menurutnya, Pemerintah Belanda menilai sangat penting jika mahasiswa yang selesai menempuh studi di sana untuk tetap tinggal dan bekerja di negara tersebut.
 
"Sekarang ini ekonomi Belanda terbuka dan dipikir sangat bagus jika mahasiswa internasional tinggal untuk bekerja di Belanda itu penting sekali," tutur Han.
 
Sementara itu menurut Education Promotion Officer Nuffic Neso, Inty Dienasari, pendidikan/sekolah bagi Pemerintah Belanda tidak dianggap sebagai pemasukan. 
 
"Berbicara soal ekonomi Belanda, sekolah bukan untuk pemasukan buat Belanda. Justru orang-orang yang sudah lulus dari Belanda dan kerja di Belanda itu yang mendatangkan pemasukan. Makanya kita dorong orang yang lulus untuk kerja di Belanda," jelasnya.
 
Lebih lanjut dia mengatakan WNI yang telah selesai menempuh pendidikan di Belanda sekarang ini bekerja di sektor kesehatan, komunikasi, peternakan, bisnis, IT dan sektor lainnya. "Kami dari Nuffic Neso Indonesia adalah organisasi non profit perwakilan EP Nuffic yang berkantor pusat di Denhaag. Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi mengenai program dan telah diberikan kepercayaan oleh Kedutaan Belanda untuk mengelola beasiswa Stuned," urai Dienasari.
 
Beasiswa Stuned merupakan salah satu beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Belanda bagi WNI. Hingga saat ini sudah ada 3.900 lebih penerima beasiswa Stuned dan hanya 1,1 persennya berasal dari Bali. "Untuk mensosialisasikan informasi program beasiswa dan studi di Belanda, tim Nuffic Neso Indonesia melakukan kunjungan ke beberapa sekolah menengah dan universitas di Bali," imbuhnya.

Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image