Kabardewata.com

Sosial Budaya

Jalan Mahendradatta Rawan, Tommy Terima 10 Jahitan di Kepala Dihajar Geng Motor

Kategori Sosial Budaya, February 02, 2016, Dilihat sebanyak 269 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Nerry Daniati terus memikirkan suaminya, Rutomo Hadi Wijanarko (35), yang kini dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

Kondisinya sudah membaik pasca dikeroyok gerombolan geng motor di Jalan Mahendradatta, Denpasar, Senin (1/2/2016) dini hari.

Nerry rela tidak mandi untuk menjaga sang suami sampai sembuh.

Sebelumnya, Minggu (17/1/2016), pukul 02.00 dini hari, anggota Dalmas Polda Bali, I Gede Oka Semardiana (19), yang sedang berpatroli dengan menggunakan pakaian dinas, dikeroyok oleh beberapa orang yang diduga pelaku trek-trekan di Jembatan Teuku Umar Barat, tepatnya di samping Clinic Penta Medica.

Semardiana mengalami luka-luka di dahi.

Sementara itu, korban Rutomo Hadi Wijanarko harus menerima 10 jahitan karena di kepalanya terdapat luka-luka robek. 


Tommy dirawat di RSUP Sanglah, Senin (1/2/2016) 

Berdasarkan keterangan istrinya, Tommy, sapaan korban, dikeroyok setelah mengambil uang dan membeli rokok di sebuah mini market 24 jam di Jalan Teuku Umar Barat.

“Sekitar pukul 01.00 wita, Tommy dari kos temannya di Jalan Mehendradatta lalu singgah di mini market mengambil uang dan membeli rokok. Pada saat itu, di depan mini market, ada gerombolan remaja yang sedang nongkrong. Suami saya sempat mengatakan ‘berisik’ kepada mereka,” tutur Nerry di RSUP Sanglah, Denpasar, kemarin.

Dari mini market, lanjut Nerry, suaminya dan  Wahyu kembali.

“Mungkin tersinggung atau bagaimana, gerombolan itu membuntutinya. Tommy sadar jika dibuntuti karena melihat gerombolan itu membawa kayu dan batu sehingga Wahyu memacu sepeda motor,” ucapnya.

Di dekat jembatan di Jalan Mahendradatta, katanya, anggota geng motor memberhentikan kendaraan Tommy dan Wahyu.

Seketika saja keduanya digebuk secara membabi buta menggunakan kayu.

“Suami saya paling parah. Helmnya copot karena hantaman kayu sehingga mengalami luka di kepala hingga tak sadarkan diri,” cerita Nerry.

Setelah kedua korban tidak berdaya, gerombolan geng motor kabur.

Wahyu yang saat itu masih sadar, menghubungi temannya untuk menolong mereka.

Kedua korban dilarikan ke RS Penta Medica. Karena Tommy mengalami luka parah, dirujuk ke RSUP Sanglah. 


Sumber: tribunbali

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image