Kabardewata.com

Sosial Budaya

Hanya 100 Besar, PTS di Bali Kurang 'DOA'

Kategori Sosial Budaya, March 12, 2016, Dilihat sebanyak 219 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Republik Indonesia telah merilis pemeringkatan Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta se-Indonesia. Bali hanya mampu menempatkan 3 Perguruan Tinggi Swasta, dalam jajaran 100 besar, yaitu Universitas Mahasaraswati Denpasar, IKIP PGRI Bali dan Undiknas Denpasar.

Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali dan Nusa Tenggara, Profesor I Nengah Dasi Astawa kepada Kabar Dewata, di Denpasar,  mengaku, hasil perangkingan itu tidak lagi berbicara puas atau tidak. Menurutnya Kopertis wilayah VIII sudah dapat memprediksi, karena selama ini PTS di Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur kekurangan 'DOA' dibandingkan Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Barat, khususnya Pulau Jawa. 'DOA' yang dimaksud adalah Perguruan Tinggi Swasta di Bali Nusra relatif minim sumber Dana, Orang dan Alat.

"PTS di Bali itu kurang DOA. Tahu DOA? DOA itu Dana, Orang dan Alat. Saya minta pengelola Perguruan Tinggi Swasta, serius dan komit dalam mengelola, supaya nantinya bisa sejajar dengan PTS diluar Bali, seperti di Jawa," katanya. 

Dasi Astawa mensinyalir, ada banyak faktor yang menyebabkan Perguruan Tinggi Swasta di Bali sampai-sampai kekurangan Dana, Orang dan Alat. Untuk Dana, Perguruan Tinggi Swasta mayoritas pendanaannya berasal dari mahasiswa, berbeda dengan di Jawa yang PTS-nya dimiliki oleh konglomerat seperti Ciputra ataupun yayasan yang sudah mapan. Permasalahan dana itu, secara tidak langsung berpengaruh pada penyediaan Sumber Daya Manusia dan Peratalan serta infrastruktur.

"Ya kan PTS dapat dana dari mahasiswa, kalau dananya kurang, kan tidak bisa cari dosen yang berkualitas dan sarana yang baik. Selain itu di Bali juga sulit cari lulusan S2 dengan disiplin ilmu seperti kebidanan, kalau di Jawa gampang. Itu juga yang jadi ganjalan buat kita," ucapnya.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image