Kabardewata.com

Sosial Budaya

BVA Minta pemerintah Evaluasi Fasilitas Bebas Visa Kunjungan

Kategori Sosial Budaya, January 18, 2017, Dilihat sebanyak 141 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Sekretaris Jenderal BVA, Agus Made Yoga Iswara kepada Kabar Dewata, di Seminyak, mengatakan, evaluasi harus dilakukan untuk melihat kontribusi negara penerima BVK. Menurutnya harus ada penilaian atas progress pemberian BVK kepada 169 negara, oleh Presiden, Joko Widodo.

Setelah Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata (ASITA), giliran Bali Villa Association (BVA) meminta pemerintah mengevaluasi fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK).

"Evaluasi ini tidak seperti harus mentiadakan. Tetapi memilih, harus selektif lagi, kepada negara-negara mana yang memang. Memang diharuskan, sehingga ada previleges ya. Atau jangan sampai seolah-olah Indonesia itu menjadi cheap destination," harapnya.

Agus Made Yoga Iswara berpandangan, negara yang dievaluasi dapat diganti dengan negara yang berpotensi mendatangkan wisatawan ke Indonesia. Hal itu dianggap lebih prospektif, utamanya dalam mendukung target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019. Ia berpendapat, hanya 20 negara yang layak mendapatkan BVK. Keduapuluh negara itu, seperti Tiongkok, Timur Tengah, Korea, Jepang dan sebagian negara Eropa salah satunya Perancis.

 


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image