BPJAMSOSTEK Banuspa Berikan Pelatihan Penangkap Ikan Kepada Nelayan di Jembrana 

BPJAMSOSTEK Banuspa Berikan Pelatihan Penangkap Ikan Kepada Nelayan di Jembrana 

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa) memberikan pelatihan pembuatan alat penangkap ikan ramah lingkungan bagi para nelayan.

Kegiatan dengan tema "Protecting and Empowering" ini diharapkan berguna dalam keseharian para nelayan.

Tak hanya itu, pelatihan ini diharapkan menjadi bagian dari aksi bersama menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut. 

Asisten Deputi Wilayah BPJAMSOSTEK sekaligus Pps. Deputi Direktur Wilayah di Jembrana, Anak Agung Sagung Ratih Edyawati menjelaskan, kegiatan community empowerment kali ini merupakan  rangkaian dari hari pelanggan nasional tahun 2021.

Adapun narasumber yang digandeng dalam kegiatan ini, yaitu dari Dinas Perhubungan, Lelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana. 

"Kami berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan senang hati dan nantinya akan dipraktikan di dalam kegiatan menangkap ikan," katanya dalam siaran pers yang diterima Kabar Dewata, Jumat (10/9/2021). 

"Kami BPJAMSOSTEK amanah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, formal maupun informal, wajib ikuti program BPJAMSOSTEK lindungi pekerja Indonesia dengan lima program. Jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kematian, pensiun, jaminan kehilangan pekerjaan (baru). 16.800 per bulan, sudah bisa bs jadi peserta BPJAMSOSTEK," sambungnya. 

Menurutnya dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, para nelayan bisa lebih tenang dalam bekerja.

 "Karena kita tidak tahu resiko, kapan menimpa Kita. Untuk itu kami tegaskan kembali manfaatnya begitu besar dari BPJAMSOSTEK. Selain perlindungan dari Program BPJAMSOSTEK, pelatihan pembuatan alat penangkap ikan ramah lingkungan bisa memberikan satu pemahaman. Mana alat yang bisa dipakai ramah lingkungan, meningkatkan hasil tangkapan ikan," paparnya. 

Ratih Edyawati menambahkan, kegiatan yang baru kali pertama digelar ini, diikuti 10 nelayan dari kelompok Usaha Bersama Bintang Kembang Mutiara.

"Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional, selain para ahli waris agar bisa tetap mengembangkan kreativitasnya," tuturnya. 

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan nantinya dapat dipraktikkan di rumah untuk produksi sendiri ataupun untuk lingkungan sekitarnya.

"Untuk pelatihan berikutnya diharapkan pesertanya lebih banyak, di samping juga  pelatihan untuk para nelayan di Kabupaten Jembrana, Bali bekerja sama dengan Dinas Kelautan," katanya. 

Sagung Ratih dalam kesempatan itu juga kembali menyinggung mengenai pentingnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

Ia pun memaparkan seputar manfaat perlindungan yang bisa diperoleh para peserta BPJAMSOSTEK. 

"Dengan iuran yang tidak besar, peserta BPJAMSOSTEK akan mendapatkan manfaat yang sangat besar. Karena ketika kita bekerja, kita akan merasa tenang, dan seluruh keluarga di rumah juga tenang. Karena negara selalu hadir bagi seluruh pekerja formal maupun informal yang tergabung dalam kepesertaan BPJAMSOSTEK," pungkasnya.




Okantara
Penulis : Okantara

Sudah melang melintang di dunia media dari lulus kuliah. IB Okantara adalah salah satu founder dari Kabardewata.

Tuangkan Komentar Anda
Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>
CAPTCHA Image
Reload Image