Kabardewata.com

Sosial Budaya

Bali Akan Jadi Pusat Keunggulan Energi bersih

Kategori Sosial Budaya, February 12, 2016, Dilihat sebanyak 208 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Kabardewata - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said  menetapkan Bali sebagai Clean Energy Center of Excellence (CoE) atau Pusat Keunggulan Energi Bersih Indonesia kepada masyarakat internasional. CoE adalah pusat terpadu bagi penelitian, pengembangan hasil penelitian, pendidikan, peningkatan kapasitas pelaksanaan, hingga fasilitasi investasi dalam pengembangan energi bersih dengan tiga menu utama: informasi, teknologi, dan pendanaan. penetapan tersebut dilakukan serangkaian acara Bali Clean Energy Forum (BCEF) 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Kamis (11/2).

Sudirman Said menegaskan penetapan Bali sebagai CoE merupakan suatu terobosan penting bagi Indonesia dalam upaya menegaskan komitmen penggunaan energi bersih pada masyarakat internasional. CoE akan menjadi kanal penghubung bagi kesiapan nasional dalam mewujudkan sistem energi yang berdasarkan pada sumber energi bersih dan berkelanjutan. "ini  juga dalam upaya mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan menjadi 23 persen dalam komposisi bauran energi nasional pada tahun 2025" kata Sudirman Said.

Sedangkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap langkah Bali dalam pemanfaatan energi bersih dapat diikuti oleh Negara lainnya di dunia. Apalagi saat ini kontribusi Bali dalam menjaga lingkungan sudah dilaksanakan. Berbagai program Pemerintah Provinsi Bali demi mencapai Bali sebagai green province juga telah dimaksimalkan, seperti program Simantri (Sistem Pertanian Terintegerasi) yang menghasilkan pupuk organik dan biogas sebagai pengganti bahan kimia, Bali Clean and Green, dll. “Setiap pembangunan dan program di Bali kita tekankan kepada pro job, pro poor, pro culture dan pro environment,” jelas Mantan Kapolda Bali tersebut.

Pastika menegaskan filosofi masyarakat Bali yang sudah terpatri di seluruh masyarakat yaitu Tri Hita Karana, secara tidak langsung telah memaksa masyarakat Bali untuk lebih cinta terhadap lingkungannya. Buktinya setiap tahun masyarakat Bali merayakan Nyepi. Tidak ada lampu, tidak ada polusi semua orang diam di rumah, bahkan bandara dan pelabuhan tutup. Dunia juga sudah mengakui, Nyepi sebagai salah satu kontribusi Bali untuk dunia dalam rangka penghematan energyi. “Ke depan Bali semoga juga bisa dikenal sebagai Island of Clean Energy selain sebagai Island of God, Island of Paradisedan Island of Love,”  ujar Pastika.(muliarta)


Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image