Kabardewata.com

Pariwisata

Tarik Minat Wistawan , ITDC Gelar Nusa Dua Light Festival Ketiga Kalinya

Kategori Pariwisata, June 06, 2018, Dilihat sebanyak 1828 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Kawasan pariwisata terpadu The Nusa Dua untuk ketiga kalinya menggelar Nusa Dua Light Festival (NDLF), festival lampion terbesar dan satu-satunya di Bali.  Berlangsung 11 Juni – 15 Juli 2018 betempat di Pulau Peninsula The Nusa Dua, NDLF kali ini mengangkat tema Underwater Light dengan tagline Water, Fire, & Dance. Diselenggarakan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesa (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC bekerjasama dengan Taman Pelangi akan menampilkan rangkaian lampion bernuansa alam bawah laut dan wahana spektakuler Dancing Fountain. 

Selama 35 hari pelaksanaannya, NDLF 2018 dibuka untuk pengunjung pukul 16.00 – 22.00 Wita setiap harinya. 

Selain ribuan lampion, atraksi utama NDLF 2018  adalah Spectacular Dancing Fountain, atraksi air mancur menari berdimensi 20x20 meter yang diiringi lagu-lagu.  Dibandingkan dengan dancing fountain umumnya, atraksi dancing fountain di NDLF 2018 akan memadukan tarian api di tengah-tengah tarian air mancur.  NDLF 2018 juga akan dilengkapi dengan berbagai hiburan berupa musik serta stand-stand makanan yang dapat dinikmati pengunjung. 

Managing Director The Nusa Dua – ITDC I Wayan Karioka mengatakan, "Dengan berbagai macam atraksi tersebut, Nusa Dua Light Festival “Underwater Light” akan menambah variasi atraksi wisata di Bali yang sangat cocok bagi keluarga untuk mengisi libur tengah tahun yang kali ini merupakan perpaduan libur bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri dan hari libur sekolah,"ujar I Wayan Karioka di Nusa Dua (6/6)

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, NDLF menyuguhkan rekreasi outdoor yang menghadirkan 3F sebagai pilar utama yaitu Food, Fun dan Festival.  Hiburan seperti live music/akustik, yang ditampilkan oleh artis lokal dan band akustik anak-anak muda Bali, juga akan menghibur para pengunjung.   Untuk melestarikan budaya, hiburan musik akan diselingi oleh penampilan kebudayaan dari desa-desa penyangga sekitar The Nusa Dua.

Dalam beberapa tahun terakhir, Festival lampion telah populer di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain Festival of Light di Yogyakarta (Kaliurang dan Monjali). Bogor, Semarang, Jakarta, Surabaya dan sejak 2017 hadir di Bali dengan nama Nusa Dua Light Festival.  

Event ini diharapkan dapat menjadi suatu atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap dan berkunjung ke the Nusa Dua khususnya dan Bali umumnya.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image