Kabardewata.com

Pariwisata

Indonesia Dapat Penghargaan 4 PATA Gold Awards 2016

Kategori Pariwisata, September 13, 2016, Dilihat sebanyak 161 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Indonesia mendapat penghargaan 4 PATA Gold Awards 2016. Pemberian penghargaan untuk beberapa kategori ini berlangsung pada hari ketiga (terakhir) pelaksanaan PATA Travel Mart (PTM) 2016 yang berlangsung di venue Garuda Hall 5-6,  Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Provinsi Banten.

Pemberian pengharggan PATA Gold Awards 2016 untuk   kategori marketing primary government destination  diberikan kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang sukses mempromosikan even “Total Solar Eclipse Indonesia”  yang berlangsung serentak pada Maret tahun lalu di sejumlah destinasi wisata tersebar di 11 provinsi di Indonesia dan berhasil menyedot ribuan wisatawan dunia.

Pengharggan PATA Gold Awards 2016 untuk kategori heritage and culture juga diberikan kepada Kemenpar karena dinilai berhasil mempromosikan kesenian lalare orchestra sebuah kesenian sebagai perpaduan alat musik tradisional seperti gendang, rebana, saron, angklung, berikut penarinya yang dimainkan oleh anak-anak di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).  Kesenian ini  menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke daerah wisata di ujung timur Pulau Jawa itu. 

Sementara itu pemberian penghargaan PATA Gold Awards 2016 untuk kategori  travel journalism (travel photograph) diberikan kepada Handi Lakonsa  yang karyanya dimuat dalam Majalah Colour’s  Garuda Indonesia Inflight Magazine  dalam judul  ”Journey of The Wanderer”, sedangkan untuk  kategori travel journalism (industry business article) diberikan kepada wartawan senior bidang  pariwisata dari Indonesia,  Mimi Hudoyo dan Raini Hamdi  dalam tulisannya”The New Glamorous” di Majalah TTG Asia terbitan Desember 2015. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, 4 penghargaan bergengsi PATA Gold Awards 2016 yang diterima ini menambah kepercayaan dunia internasional terhadap kekuatan kepariwisataan Indonesia yang bertumpu pada 5 unsur subjek (stakeholder) pariwisata yakni;  akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah,  dan media (pentahelix).

“Unsurpentahelix  pariwisata ini menjadi kekuatan kita dalam memenangkan persaingan global dalam mewujudkan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada akhir tahun 2019 ,” kata Menpar Arief Yahya saat menghadiri acara ‘2016 PATA Gold Awards Lunch & Award Presentation yang diselenggarakan oleh Macao Government Tourism Office di ajang PTM 2016.

Menpar Arief Yahya mengatakan, berbagai penghargaan internasional bidang pariwisata yang diterima Indonesia akan menjadi pemicu untuk terus memperbaiki kualitas dan mengembangkan produk baru agar daya saing global pariwisata Indonesia semakin kuat dalam upaya memenangkan persaingan. “Ke depan kita fokus pada produk baru yakni pengembangan 10 destinasi prioritas sebagai ‘10 Baru Baru’ yakni; Danau Toba (Sumut); Tanjung Kelayang (Babel); Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta); Borobudur (Jateng); LabuanBajo (NTT); Wakatobi (Sulteng); Bromo Tengger Semeru (Jatim); Mandalika (NTB), Morotai (Malut),” kata Menpar Arief Yahya


Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image