Kabardewata.com

Ekonomi

Dua Ribu Perkerja se-Bali Ikut Ambil Bagian "Color Run for Fun" BPJamsostek

Kategori Ekonomi, October 26, 2019, Dilihat sebanyak 8183 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Sebanyak 2.000an pekerja se-Bali ambil bagian dalam event bertajuk 'Color Run for Fun' di Lapangan Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (26/10/2019). Kegiatan yang juga dirangkai sejumlah hiburan itu merupakan inisiasi BPJamsostek Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa). BPJamsostek adalah callname baru dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 

Gubernur Bali, Wayan Koster menilai Color Run for Fun sebagai kegiatan yang bagus dalam rangka meningkatkan sinergitas diantara BPJamsostek, serikat pekerja, dan tenaga kerja. 

"Saya kira ini suatu hal yang harus kita respon dengan baik, dan kebetulan Pemerintah Provinsi Bali telah memiliki kebijakan prioritas yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, yaitu program jaminan sosial dan ketenagakerjaan yang secara khusus diatur didalam Peraturan Daerah tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan," ungkap mantan Anggota Komisi X DPR RI tersebut usai melepas peserta Color Run for Fun di Lapangan Niti Mandala Denpasar, Sabtu (26/10/2019). 

"Ini merupakan suatu momentum buat kita di Bali untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, kemudian juga profesionalisme serta etos kerja dengan tentunya lebih dahulu adalah agar para tenaga kerja ini sehat dan memiliki perlindungan yang memadai," sambung Koster.

Direktur Pelayanan BPJamsostek, Krishna Syarief pada kesempatan yang sama mengemukakan, Color Run for Fun adalah bentuk apresiasi pihaknya kepada seluruh serikat pekerja dan buruh serta Pemerintah Provinsi Bali. 

"Sebenarnya banyak sekali kegiatan yang kita lakukan. Ada namanya safety riding, kita juga ada pemeriksaan kesehatan gratis dan sebagainya. Kami ingin semua warga Bali menyadari bahwa pentingnya jaminan sosial. Ini bukan hanya buat para pekerja, tetapi berlaku bagi semua khususnya yang berusia 18 tahun sampai 60 tahun, yang mempunyai nilai ekonomi itu wajib dilindungi," paparnya. 

Dalam upaya memberikan perlindungan kepada pekerja, BPJamsostek saat ini memiliki program vokasi. Program vokasi diperuntukan bagi peserta BPJamsostek yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja). Mekanismenya, BPJamsostek memberikan pelatihan khusus kepada peserta yang terkena PHK. Tidak sebatas pelatihan, yang bersangkutan juga akan mendapatkan uang saku, dan uang transport dari BPJamsostek. 

"Ini salah satu cara kita untuk mewujudkan profil pekerja mandiri. Bisa kembali lagi bekerja. Kan banyak sekarang tenaga kontrak yang terPHK. Nah ini bagian daripada perhatian pemerintah, wujud negara hadir, supaya pekerja kita lebih mandiri," pungkasnya. 


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image