Kabardewata.com

Berita Utama

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kaling dan Kadus untuk Perluasan Kepesertaan

Kategori Berita Utama, June 14, 2017, Dilihat sebanyak 144 kali, Post oleh Admin Kabardewata


BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar bersama Kepala Lingkungan dan Kepala Dusun  langsung  merambah pekerja di lingkungan masyarakat Ubud sebagai peserta program perlindungan ketenagakerjaan.
 
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar AA Karma Krisnadi, Senin, (12/06) di sela sela acara Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mengatakan, ”102 perangkat desa sudah terdaftar sebagai peserta program  BPJS Ketenagakerjaan. Sekarang melalui Pemerintah Desa Kecamatan Ubud, BPJS Ketenagakerjaan mengundang seluruh Kepala Lingkungan dan Kepala Dusun Se Kecamatan ubud untuk ikut menjadi mitra strategis program BPJS Ketenagakerjaan.”
 
Acara Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Kecamatan Ubud, Kejaksaan dan Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Kabupaten Gianyar, di Bale banjar Ubud Kelod, Senin (12/06) dihadiri 7 Desa, 1 lurah, 80 Kepala Dusun dan Kepala Lingkungan. Diharapkan menjadikan percontohan dan momentum pelaksanaan program Jaminan Sosial sesuai dengan UU No 24 Tahun 2011.
 
Drs Gusti Ngurah Darmawan Msi Kabid Bina HI dan Jamsostek mengatakan pada pembukaannya, “Program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan program Pemerintah dimana Seluruh Tenaga Kerja wajib mendapatkan hak yang sama untuk perlindungan Jaminan Sosial Sesuai dengan UU No. 24 Tahun 2011, dan Kepala Dusun dan Kepala Lingkungan yang hadir ini sebagai garda depan untuk perwujudtannya. Data yang ada di Disnaker hanya data statistic untuk data Real jumlah perusahaan dan tenaga kerja semua yang punyanya temen temen Kepala Lingkungan dan Kepala Dusun, makanya diharapkan peran aktif untuk membantu melaporkan jumlah angkatan kerja di masing masing lingkungannya.”
 
Pencapaian kepesertaan baik penerima upah (usaha) maupun bulan penerima upah (mandiri) masih terbilang saat kecil baru sekitar 40% angkatan kerja yang mendaftarkan diri, sosialisasi secara berkelanjutan jawaban yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pekerja tentang pentingnya Jaminan Sosial bila terjadi resiko pekerjaan.
 
“Dimata hukum program  BPJS Ketenagakerjaan ini bersifat wajib dan mengikat bila ada perusahaan atau individu yang masih bandel secara hukum bisa ditindak dengan cara penghentian pelayanan public dari izin usaha, mendirikan bangunan sampai dengan hukuman pidana 4 tahun masa tahanan. Kepala Lingkungan dan Kepala Dusun dihimbau jangan melakukan tindakan di luar wewenang dari tugas nya biarkan bagian menindak diserahkan ke yang berwajib, makanya kami sangat mendukung adanya kemitraan strategis ini untuk kepentingan kita bersama,” tutur Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kabupaten Gianyar I Nengah Astawa S.H.
 
Putu Mega Indrawan, SSTP, MAP Sekretaris Kecamatan Ubud mengatakan juga“Kami aparat desa ubud berkomitmen atas program BPJS Ketenagakerjaan ini, Silahkan kami akan membuka pintu kami untuk melakukan sosialisasi bersama langsung dengan masyarakat kami, kami berharap sosialsasi yang berkelanjutan menjadi solusi untuk perlindungan Jaminan Sosial”.
 
“Kesempatan dari pertemuan ini akan kami respon dengan cepat, satu minggu lagi kita bersama team akan turun bersama langsung dengan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Ubud untuk melakukan sosialisasi guna mempercepat cakupan kepesertaan di wilayah Kerja BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar. Demi mewujudkan Provinsi Sadar BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar AA Karma Krisnadi.

Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image