Kabardewata.com

AP I-ACI Gelar Seminar AC1 Small and Emerging Airports di Bali

Kategori , October 22, 2014, Dilihat sebanyak 97 kali, Post oleh Admin Kabardewata


PT Angkasa Pura I (Persero) bekerja sama dengan Airports Council International (ACI) Asia-Pacific menyelengggarakan Seminar ACI Small and Emerging Airports 2014.  

Seminar yang mengusung tema "Navigating Aviation Growth and Challenges in Southeast Asia". Ini adalah pertama kalinya event Seminar ACI Small and Emerging Airports ini diadakan di Indonesia.  Acara yang berlangsung pada 20 hingga 22 Oktober 2014 di  Nusa Dua, Badung.                                

 Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo mengatakan, seminar ini merupakan kesempatan bagi Indonesia sebagai persiapan memasuki ASEAN Single Aviation Market 2015. 
Lanjutnya,  tren global dunia penerbangan di kawasan Asia-Pasifik dan kawasan Timur Tengah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir menunjukkan peningkatan trafik penumpang pesawat udara yang sangat signifikan. "Indonesia bertumbuh sangat cepat. Dibutuhkan pondasi yang kuat serta infrastruktur bertaraf internasional, termasuk bandara udara yang modern dan berkelas dunia,"terangnya, di Nusa Dua, Badung.

 Tambahnya, Untuk terus berpacu dengan tuntutan jaman, Indonesia perlu meningkatkan fasilitas bandara, khususnya di bidang pelayanan, level of service, serta riset dan penelitian, dan hal tersebut dapat digali melalui ajang ini.  
"Small airport" merupakan sebutan untuk bandara kecil dengan jumlah penumpang kurang dari lima juta orang per tahun.

Banyak bandara yang masuk kategori "small airports" dengan posisi yang tertinggal jauh oleh bandara kelas dunia. Bandara kecil ini biasanya memiliki struktur bisnis yang tidak sehat, sehingga diperlukan perbaikan-perbaikan, tidak hanya optimalisasi, tetapi juga membutuhkan transformasi secara keseluruhan.  

Sementara itu Direktur Ekonomi dan Pengembangan Program AC1 World Rafael Echevarne menjelaskan,  Kebijakan 'ASEAN Open Skies' yang akan dilaksanakan pada 2015 dan 'Global Open Skies' pada 2025 tentu secara langsung akan mempengaruhi bandara, khususnya di kawasan Asia-Pasifik danTimur Tengah.

"Apalagi ditunjang oleh perkembangan ekonomi di Asia-Pasifik dan Timur Tengah menunjukkan tren positif. Small airports memiliki tantangan tersendiri untuk berkembang, terutama dari segi finansial. Mereka mau tidak mau harus bersaing dengan bandara-bandara besar dalam menghadapi kebijakan-kebijakan tersebut,"paparnya


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image