Kabardewata.com

Penyakit Tidak Menular Sebabkan Beban Ekonomi

Kategori , September 15, 2014, Dilihat sebanyak 176 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Penyakit Tidak menular  akan menyebabkan beban ekonomi, sosial dan kesehatan bagi Indonesia sekarang dan dimasa depan jika tidak diantisipasi akan menjadi ancaman terhadap kualitas terutama produktifitas sumber daya manusia. " Penyakit tidak menular menyebabkan 63% dari seluruh penyebab kematian itu akibat penyakit tidak menular, diantaranya penyakit Jantung Koroner, Kanker, Diabetes dan lainnya," kata Wakil Menteri Kesehatan  Ali Gufhron Mukti saat ditemuai di Denpasar.

 Ali Gufhron Muktimengatakan di negara-negara dengan tingkat ekonomi rendah dan menengah, dari seluruh kematian yang terjadi pada orang-orang berusia kurang dari 60 tahun, di antaranya 29 persen disebabkan oleh PTM, sedangkan di negara-negara maju, menyebabkan 13 persen kematian. Proporsi penyebab kematian PTM pada orang-orang berusia kurang dari 70 tahun. "Di Indonesia transisi epidemiologi menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit, di mana penyakit kronis degeneratif sudah terjadi peningkatan," katanya

Peran dan dukungan akdemisi dalam pencegahan maupun Pengendalian Penyakit Tidak Menular diharpakan aktif mensosialisasikan terutama dalam upaya memberdayakan masyarakat untuk ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang terkait dengan Faktor Risiko Bersama penyebab Penyakit Tidak Menular. Pencegahan faktor risiko bersama PTM yaitu Aktivitas fisik, Konsumsi sayur dan buah serta tidak meminum minuman beralkohon dan tidak merokok.

sering merokok secara aktif dapat mencetus timbulnya penyakit tidak menular seperti serangan jantung dan kencing manis. "Dengan merokok menyebabkan faktor beresiko terhadap penyakit tidak menular. Ia menuturkan menurut data dari riset kesehatan daerah tahun 2013 menjelaskan bahwa merokok beresiko menyebabkan kematian akibat keganasan oleh penyakit yang tidak menular tersebut. Apabila seseorang sering merokok tidak menutup kemungkinan penyakit tidak menular tersebut dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan jantung dan Hati.

Akibat dari Penyakit Tidak menular (PTM) ini juga menyebabkan tersedotnya anggaran yang sangat signifikan dari dana kesehatan Nasional, tentunya dengan adanya pemahaman terhadap PTM ini kedepan masyarakat lebih mengerti dan akan meminimalisir dampak negatif dari tingginya angka kematian yang disebabkan PTM ini.

"Sebagai contoh di Jawa Tengah dan Jogja terhitung  Januari-Agustus 2014 mencapai 4,2 trilyun dan 60 persen dari dana tersebut habis untuk mengatasi penyakit akibat PTM ini, seperti penyakit gagal ginjal, Jantung Koroner." terangnya


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image
Berita Lainnya