Kabardewata.com

Resensi

Review Film: Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald, Petualangan Penuh Kejutan

Kategori Resensi, November 18, 2018, Dilihat sebanyak 597 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Salah satu film Hollywood paling ditunggu di bulan November 2018, Fantastic Beasts The Crimes of Grindelwald tayang di bioskop-bioskop Indonesia.

BookMyShow jadi yang pertama mendapatkan kesempatan menyaksikan film ini pada senin malam (13/11/2018). Berikut ulasan atau review Fantastic Beasts The Crimes of Grindelwald.

Newt Scamander (Eddie Redmayne) masih disibukkan dengan binatang-binatang peliharaanya. Sikapnya masih canggung dan sering malu-malu. Ditambah lagi, Newt sangat keras kepala jika ia sudah percaya akan satu hal.

Rasa percaya diri yang berlebihan ini coba diubah oleh kakaknya sendiri Theseus Scamander (Callum Turner). Theseus mencoba mengajaknya untuk bergabung dengan Kementrian Sihir Inggris.

Namun, Newt merasakan perbedaan yang begitu besar antara ambisi pribadinya dengan keinginan dari Kementrian Sihir Inggris. Namun, di satu sisi prinsip Newt ini yang menuntunnya kepada hal-hal lain.

Mulai dari Tina Goldstein (Katherine Waterston), wanita yang pernah ia temui ketika membuat kericuhan di dunia sihir Amerika hingga pertanyaan-pertanyaan tentang Creedence (Ezra Miller) penyihir berbahaya yang merasa kehilangan jati dirinya.

Belum lagi ia bertemu dengan Profesor Albus Dumbledore (Jude Law) guru terbaik yang menjadi pemimpin Hogwarts. Jalan apa yang menuntun Newt kali ini? Benarkah pertemuannya dengan Albus Dumbledore membuka sebuah jalan baru bagi kehidupan dunia sihir sebelum munculnya Harry Potter dan Voldemort?

Siapa sebenarnya Leta Lestrange dan Nagini? Benarkah Gellert Grindelwald yang membuat kekacauan setelah berhasil meloloskan diri dari Kementrian Sihir Amerika? Semua jawabannya akan kamu temukan di film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald.


Alur Cerita Penuh Pertanyaan



Seperti biasa, film ini dimulai dengan cukup baik. Sesuai judulnya, film ini akan membuat penonton mengira karakter Gellert Grindelwald sebagai lawan utama Newt dan rekan-rekannya.

Memang benar Gellert Grindelwald berhasil membuat kekacauan. Ia mengacaukan pikiran banyak peyihir yang merasa berada di bawah bayang-bayang kehidupan manusia non-penyihir.

Namun, setelah itu penonton dibawa pelan-pelan pada cerita utama yang penuh dengan kejutan-kejutan tidak terduga. Bagi para Potterhead, teori-teori tentang jalan cerita ini mungkin saja sudah terjawab.

Namun, bagi penonton lainnya, kejutan-kejutan ini tentunya yang paling ditunggu-tunggu. Hal ini bisa dilihat dari kemunculan beberapa karakter di dalam filmnya. Sebut saja Nagini yang kemudian menjadi pelayan setia Voldemort, Nicolas Flamel, hingga Yusuf Kama yang ternyata memiliki keterkaitan dengan beberapa tokoh utama di film ini.

Alur cerita ini disusun dengan rapi hingga pertengahan film. Namun, pada satu momen penonton akan dibuat terkejut lagi dengan misteri baru yang membuat alur cerita di bagian awal film serasa tidak terarah.

Beberapa plot twist di film ini seakan mengaburkan cerita Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald. Namun, di sisi lain secara pelan-pelan film ini menggiring penonton kepada babak baru kehidupan sihir lainnya.

Babak baru yang membuat kamu bisa saja menonton film ini lebih dari satu atau dua kali. Babak baru yang akan membuat kamu menonton kembali film-film Harry Potter.


Grindelwald vs Dumbledore



Film ini tidak sepenuhnya mengisahkan petualangan seorang Newt Scmander. Ini hanyalah cerita awal Newt dan kehidupan sihir yang akan terjadi di masa depan. Dari beberapa sinopsis film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald banyak cerita yang mengarahkan film ini akan mengisahkan pertarungan antara Grindelwald melawan Dumbledore.

Benar, ada alasan kenapa Dumbledore harus bertarung dengan Grindelwald. Ada juga alasan lain kenapa Dumbledore tidak mau bertarung, dan malah memilih Newt untuk menangkap kembali Grindelwald. Namun, Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald mengisahkan pertarungan pikiran Grindelwald yang membentuk siasat Dumbledore melawan Dumbledore. Penasaran dengan sosok Dumbledore yang satunya lagi?

Seperti yang BookMyShow sebutkan sebelumnya, Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald akan mengajak kamu untuk menonton film Harry Potter sebelumnya. Jika pertanyaan kamu belum terjawab, tidak salah rasanya menonton Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald berkali-kali. 

Meskipun Grindelwald berposisi sebagai tokoh antagonis, namun ada yang terasa kurang dari penampilan Johny Deep di film ini. Ia belum atau tidak memunculkan sosok yang benar-benar mengerikan. Grindelwald (Johny Deep) memang salah satu penyihir jahat yang sangat kuat. Namun, ia kurang kuat memainkan perannya sebagai penyihir yang benar-benar paling berbahaya di film ini.

Satu lagi yang terasa kurang dari film ini. Film kedua Fantastic Beast ini dibuat dengan kesan yang terburu-buru. Bukan terburu-buru pada ending film ini. Namun, terburu-buru dengan misteri dan kejutan-kejutan yang harus di jawab film ini.


Fantastic Beasts



Ada misteri yang harus diungkap, namun ini tidak mengurangi nilai “Fantastic Beats” yang ditawarkan di sepanjang film ini. Masih ada Nifflers, makhluk kecil yang nakal dan sering usil, namun seringkali menjadi teman Newt dalam memecahkan misteri demi misteri yang harus dilalui Newt.

Masih ada Salamander yang kerap kali disebut oleh Newt untuk mengekspresikan mata cantik milik Tina Goldstein. Ah, ada salah satu hewan baru yang muncul di film ini. Menurut Newt ia adalah hewan yang berasal dari mitologi Tiongkok. Sangat besar dan buas, seringkali disiksa serta jadi budak sirkus bagi para penyihir.

Sekali lepas, makhluk ini sangat berbahaya. Namun, tenang saja Newt bisa menjinakkan binatang yang satu ini dengan cara yang menggemaskan. Jangan sampai kamu tertipu dengan mata bulatnya yang lucu ya. Penasaran dengan fantasi yang disuguhkan oleh film ini?

Kamu punya penilaian atau review Fantastic Beasts The Crimes of Grindelwald versi kamu sendiri? Yuk, pesan tiket biokospnya di situs atau aplikasi BookMyShow sekarang untuk jadi yang pertama menyaksikan misteri Dumbledore, Creedence hingga Lestrange.


Sumber: https://id.bookmyshow.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image