Pelangi Yang Sekilas

Kategori Cerita Bersambung, February 27, 2016, Dilihat sebanyak 164 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Aku belajar untuk berhenti rasakan lelah, berhenti dari sini meskipun langitku kurang cerah. Biarkan ku lepas semua yang membekas indahnya cinta bagai pelangi yang sekilas. Pergilah cinta kejarlah dirinya. Karena ku tahu dirimu mencintai dia, selama bersama diriku kau hanya berpura-pura. Kau mencintai diriku dan juga dirinya, maafkan aku pergi agar kau dan dia bahagia walau melepas dirimu aku takkan pernah sanggup.

“Hai? Kamu Salsa anak baru itu kan?” Tanyaku kepada perempuan yang sedang duduk sambil menikmati ice pop-nya.

“Iya. Ada apa ya?” Kelihatannya dia baik dan sopan.
“Aku boleh duduk enggak?” Jawabku, dia pun mempersilakanku duduk di depannya.
“Oh ya, kenalin Namaku Steffany.” Ku coba membuka topik pembicaraan.
“Panggil aja aku Salsa,” jawabnya sedikit cuek.

Hari demi hari, bulan demi bulan, kami menjalani persahabatan yang harmonis tanpa ada pertikaian sampai akhirnya.. “Eh Ran? Bener lo suka sama anak baru itu siapa sih namanya?” Tanya salah satu kawan Randy yang saat ini masih menjadi pacarku. “Oh namanya Salsa, kenapa?” Jawab Randy dengan santainya.

“Ciielah hafal banget namanya, nah terus terus? Si Steff di kemanain tuh?” Goda salah satu teman Randy.
“Ya tetap jadi bahan matre guelah, gue pacaran sama dia awalnya doang gue cinta lama-lama gue bosen sampe akhirnya gue nemuin si Salsa itu.”
Ya Tuhan, jadi selama ini dia hanya manfaatin aku.

“Sal? Gue mau ngomong sesuatu nih?” Kataku sambil memegang lengan Salsa.
“Ngomong apa? Ngomong aja?”
“Kalau kamu misalnya disukai sama anak Hitz di sekolah ini, kamu bakal ngapain?” Jawabku sambil dug-dug-an.
“Ya biasa aja, eh lo tahu cowok yang namanya Randy gak?” Tanyanya, deg! Jantungku berdebar mendengar nama Randy.
“Iya, iya tahu kenapa emang?” Jawabku sedikit bete.
“Tahu nggak? Semalem gue ditembak! Hihihi.” sambil memeluk tubuhku yang mungil ini.
“Hah!!!? Serius? Lo tahu? Randy itu pacar gue!” Jawabku sontak membuat Salsa kaget dan melepaskan pelukannya.
“Ha! Gak mungkinlah, kemaren-kemaren dia bilang jomblo ke gue katanya dia cinta sama gue.” Padahal semalem juga Randy bilang kalau dia cinta banget sama gue, tapi? Kenapa? Kenapa dia mendustai semua ini.

“Steff?” Suara Randy mengagetkanku dari lamunanku.
“Iya..” Jawabku singkat.
“Kamu kenapa? Kok diam aja?” Tanya Randy sambil menatap wajahku.
“Steff? Aku tahu kamu lagi ada masalah kan? Jangan coba berbohong deh sama aku,” Sekali lagi dia berbicara.
“Ah enggak kok Ran, aku baik-baik saja.” Aku pun beranjak pergi meninggalkan Randy yang masih tertunduk diam dan duduk. Kali ini pikiranku melayang, kenapa Tuhan? Dia akan hadir dalam hidupku? Dan akan merusak hubunganku dengan Randy.

“Steff? Aku sayang kamu.” Randy yang memeluk erat tubuhku, ahh tidak!! Dia sudah merusak hubungan yang aku bina, dia berselingkuh. Ya Tuhan aku sakit.
“Aaa..aa..akuu..” Jawabku terbata-bata seolah-olah aku akan menangis, namun air mata ini sudah terlanjur membanjiri pipi ini. “Kamu kenapa nangis?” Jawabnya sambil mengusap air mataku. Randy, kamu orangnya sangat romantis. Ini yang membuatku tak bisa lepas, tapi maafkan aku Ran maafkan!

“Aku ingin kita udahan,” Aku sambil menangis menitikkan air mata.
“Maksud kamu apa? Aku salah apa?!” Jawab Randy yang seolah tak mengerti kesalahannya dan berdrama orang bodoh!

“Aku tahu Ran, kamu cinta sama aku dan juga Salsa. Sekarang? Kejar Salsa! Aku gak penting kan,” jawabku sambil terisak, rasanya hati ini teriris ya Tuhan.. Sabarkan aku.

“Oke, aku bakal mengejar Salsa daripada kamu, Fine! kita end!” Ku harap jawaban itu salah dengar dan? Ia benar-benar pergi meninggalkanku.

Aku belajar untuk berhenti rasakan lelah, berhenti dari sini meskipun langitku kurang cerah. Biarkan ku lepas semua yang membekas indahnya cinta bagai pelangi yang sekilas. Pergilah cinta kejarlah dirinya, Karena ku tahu dirimu mencintai dia, selama bersama diriku kau hanya berpura-pura. Kau mencintai diriku dan juga dirinya, maafkan aku pergi agar kau dan dia bahagia walau melepas dirimu aku tak akan pernah sanggup.


Sumber: Nurul Hidayati

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST cerita-bersambung LAINNYA
Cerita Bersambung

Tak Ada Guna

     01 Mar 2016   80