Kabardewata.com

Cerita Bersambung

Dijadikan Calon Tumbal Pesugihan
Diposting Tue - 03 Nov 2015   |    Cerita Bersambung
Dijadikan Calon Tumbal Pesugihan

Ini adalah kisah nyata yang kualami 9 tahun lalu. Ceritanya berawal ketika aku diterima bekerja sebagai sopir pribadi di rumah Pak Simon. Pria keturunan Tionghoa ini tinggal di sebuah perumahan elite di Jakarta. Meskipun rumahnya besar, namun Pak Simon hanya tinggal di rumah ini seorang diri. Entah dimana keluarganya tinggal…

Bagikan:    3461
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian  18
Diposting Mon - 02 Nov 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 18

pintunya nggak dikunci. dengan mudah gue membukanya dan mendapati cewek itu sedang duduk memeluk lutut di sudut kamar yg gelap dan pengap. gue meraba-raba dinding mencari saklar lampu. "jangan nyalain lampu," kata Meva tanpa menoleh ke gue. isaknya terdengar lirih di ruang kosong ini. "kenapa?" sahut gue. telunjuk gue tertahan…

Bagikan:    217
Patung Nyi Roro Kidul
Diposting Thu - 29 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Patung Nyi Roro Kidul

Aku terbangun karena dikagetkan oleh suara jam yang menunjukan pukul 12 malam. Aku berjalan keluar dari ruang kerjaku dan beranjak menuju dapur untuk kembali membuat segelas kopi hitam berarti sudah gelas ke 5. Pekerjaanku kali ini mengharuskanku bergadang terus untuk menyelesaikan deadline terakhirku yaitu membuat sebuah patung. Malam itu aku…

Bagikan:    274
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 17
Diposting Wed - 28 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 17

gue hirup rokok di tangan gue dalam-dalam. "tumben-tumbenan lo ngudud Ri," Indra berkomentar setengah mengejek. siang itu gue dan Indra duduk-duduk di tembok balkon menikmati 'bolos bersama' hari itu. "lo pikir gue banci?" balas gue. "eits..jangan salah lo, banci juga ngudud." "ngudud beneran atau apa nih? yg jelas dong kalo…

Bagikan:    144
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 16
Diposting Tue - 27 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 16

"HUUAA.....JAM SETENGAH SEMBILAAN!!" setengah berteriak gue bangun dan menatap jam dinding. "berisik. gue juga tau," kata Indra dengan santai sambil kucek-kucek mata. "lo kok nggak bangunin gue dul?" "nih, lo liat gue juga masih ileran noh.." dia menunjuk mulutnya. "gue juga baru bangun." gue pandangi lagi jam dinding. berharap dengan…

Bagikan:    145
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bag. 15
Diposting Mon - 26 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bag. 15

"jadi gimana nih selanjutnya?" tanya gue ke Indra sambil menatap tumpukan obat yg tadi diberikan dokter. Indra diam sebentar. "kita tunggu dia bangun dulu, baru kita bicarakan baik-baik apa yg harus kita lakukan." jawabnya. potongan kain di kedua kakinya sudah diganti dengan perban oleh dr. Yusuf. wanita berkaos kaki hitam…

Bagikan:    155
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian  14
Diposting Sun - 25 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 14

"Ri...bangun Ri....." sebuah tepukan di bahu membangunkan gue. "ikut gue." kepala gue mendadak pening. gue baru saja tertidur selama beberapa menit. tidur sebentar selalu nggak baik buat gue. perlahan gue bangkit dan mengikuti Indra ke tembok balkon. bahkan saat itu gue nggak menyadari pakaian gue masih belepotan darah wanita itu…

Bagikan:    156
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian  13
Diposting Sat - 24 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 13

"DIAM!!!" sebuah tamparan mendarat di pipi kiri wanita itu. seketika dia berhenti memberontak. dengan cukup terkejut gue menatap bergantian Indra dan wanita itu. gue nggak nyangka Indra akan melakukan hal itu, menampar si wanita. "gue mau nolong lo...please lo jangan berontak terus," suara Indra terdengar bergetar. wanita itu diam. nafasnya…

Bagikan:    216
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian  12
Diposting Sat - 24 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 12

heyy...apa yg terjadi? lo baik-baik aja kan?!" gue gedor pintunya berkali-kali. "buka pintunya!" panik. berapa kali pun gue memutar handle pintu itu bergeming. tidak ada respon dari orang di dalam. hanya suara tangisnya yg kini lenyap. "minggir.." Indra memasang kuda-kuda. gue menepi dan kemudian dia menghempaskan tubuhnya ke pintu berusaha…

Bagikan:    145
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 11
Diposting Thu - 22 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 11

gue pandangi coretan di kertas kecil di tangan gue. sudah dua hari ini gue sering menatap berlama-lama deretan angka itu meski tanpa hasil apapun. dua hari yg lalu saat gue ke kantor Polsek gue mendapat informasi tentang identitas pelaku tabrak lari Echi. salahsatu saksi berhasil menghafal plat nomor sepeda motor…

Bagikan:    139
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 10
Diposting Wed - 21 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 10

"tok tok tok!" ketukan di pintu membangunkan gue dari tidur. ketukannya makin cepat terdengar dan hampir saja pintu roboh kalau gue nggak cepat-cepat membukanya. "apaan sih lo Ndra?" gue mendengus begitu tau yg mengetuk pintu adalah Indra. "masih pagi juga udah gedor-gedor kamer orang." "ini kan kamer gue?" "iya iya…

Bagikan:    103
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bag. 9
Diposting Tue - 20 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bag. 9

bukan. itu bukan dia... suaranya lain. eh, iya itu dia. tapi bukan! cara menyanyinya lain! ah, daripada bingung sendiri gue balikkan badan dan... "hemmpph........" gue cukup dibuat terkejut saat mendapati sosok Echi berdiri di belakang gue. nyaris saja gue terlompat ke bawah. "kamu ngagetin aja Chi," gue sedikit terengah karena…

Bagikan:    124
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bag. 8
Diposting Mon - 19 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Sepasang Kaos Kaki Hitam Bag. 8

hari-hari gue kini sedikit banyak berbeda dengan sebelumnya. Echi hadir menjelma jadi pengisi kekosongan yg gue rasakan sebelumnya. kalau nggak Echi yg menginap di kamar gue, maka gue yg ngandong ke kosannya. kebetulan kami berdua sama-sama non shift jadi nggak ada istilah jam kerja malam. layaknya pasangan lain yg tengah…

Bagikan:    141
Preman vs Pocong Bag. 10, Tamat
Diposting Thu - 15 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 10, Tamat

Gue ngegandeng pocong, bukan Udin. Karung beras sesungguhnya masih ada di dalam kamar bareng bang Jono. Justru pocong Saropahlah yang kepegang tangan gue dan ngajakin keluar rumah. Beruntung tuh pocong kaga nyulik gue. Dendam, sakit hati dan sebel karena terus-terusan di teror juga dipermainkan, bikin gue nekad pulang kampung sendirian…

Bagikan:    212
Preman vs Pocong Bag. 9
Diposting Wed - 14 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 9

Gue ma Udin nerima tantangan. Kali ini gue musti gantian ngejar-ngejar pocong si Saropah. Berawal dari sakit hati dan dendam, gue ma Udin sepakat buat ngusir tuh Preman Setan. Di dukung Bang Jono dan di sponsorin oleh Emak. Malam sedikit bersahabat. Bulan bersinar terang di temenin bintang-bintang kecil yang Nampak…

Bagikan:    285
Preman vs Pocong Bag. 8
Diposting Mon - 12 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 8

Menghindar dari kejaran Arwah si Saropah, gue ma Udin ambil keputusan buat ngikut bang Jono balik ke Jakarta. Mungkin dengan begitu ... si pocong bakalan brenti ngikutin kami. Pocong kaga bakalan bisa naik kereta karena tangannya kaga bisa megang tiket, Pocong kaga bakalan bisa naik angkot karena dia kaga bisa…

Bagikan:    284
Preman vs Pocong Bag. 7
Diposting Sat - 10 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 7

Hari itu gue lagi kaga enak hati ma Udin, masalahnya kami bedua pada berebut. Berebut nolak untuk ngejemput bang Jono yang mau berkunjung ke rumah gue. Akhirnya setelah melalui Hom … Pim … Pah ma Udin sambil ngajak2 Emak juga, yang kebagian ngejemput, tetep aja gue ma Udin ( Nah…

Bagikan:    192
Preman vs Pocong Bag. 6
Diposting Fri - 09 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 6

Tali pocong Saropah emang sudah dibalikin. Tapi dendam kesumatnya sepertinya masih menyala. Setelah di usir oleh Pak Ustad, Saropah kaga ada kapok-kapoknya neror gue ma Udin. Anik mpe minta cerai dari Udin gara-gara kaga mau ikutan di hantuin si Saropah. Pernah saat Anik masak di dapur, tiba-tiba dari kompornya keluar…

Bagikan:    210
Preman vs Pocong Bag. 5
Diposting Thu - 08 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 5

Jono ngilang, gue panik ... Udin juga .. Emakpun nggak kalah paniknya gara2 obat nyamuk pesenannya belum ketahuan nasibnya. Sambil ngajak Udin, akhirnya gue pergi ke warungnya mak Minah. Gue kagak peduli ma Udin yang mencak2 gara2 gue tarik kolornya. Yang ada di pikiran gue waktu ntu, secepatnya gue musti…

Bagikan:    248
Preman vs Pocong Bag. 4
Diposting Wed - 07 Oct 2015   |    Cerita Bersambung
Preman vs Pocong Bag. 4

Perjalanan ke rumah aki dukun yang seharusnya membutuhkan waktu sekitar setengah jam, harus kami lalui selama hampir 2 jam. Teror si Saropah serasa tak henti-hentinya. Bang Jono yang gue kira berani ternyata sama aja dengan si Udin, setali 3 pocong juga sama gue. Malam itu kami masih terjebak di TPU…

Bagikan:    183