Kabardewata.com

Jelang Pilpres 2014, Krama Bali Diminta Jaga Kondusifitas

Kategori , May 26, 2014, Dilihat sebanyak 110 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghimbau seluruh krama untuk menjaga Bali tetap kondusif selama tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung. Meskipun berbeda dalam pilihan, Krama Bali diminta tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan menyama braya. Jangan sampai perbedaan dalam pilihan menjadi pemicu timbulnya permusuhan. Harapan itu disampaikan Gubernur Pastika di sela-sela pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Gianyar.

Gubernur menambahkan, tetap terjaganya keamanan dan kedamaian sangat penting bagi Bali yang mengandalkan sektor pariwisata. Untuk itu, masyarakat diminta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan Pulau Dewata selama perhelatan politik Pilpres berlangsung. “Karena upaya menjaga keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, namun merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya. Masih terkait dengan Pilpres, Gubernur juga mengingatkan agar kalangan PNS tetap menjaga netralitas. “Silahkan gunakan hak pilih pada saatnya nanti sesuai dengan hati nurani masing-masing,” ujarnya.

Harapan senada juga disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman. Dia menghimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perhelatan politik ini berlangsung. Menurutnya, Pilpres merupakan pesta demokrasi bagi rakyat Indonesia. “Yang namanya pesta, identik dengan rasa semangat dan senang. Jangan sampai ternodai rasa permusuhan,” ujarnya. 

Dia menambahkan, setiap warga negara yang sudah mempunyai hak pilih berhak menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing. “Jadi, perbedaan itu jangan dianggap sebagai sebuah persoalan,” imbuhnya. Kasad juga berharap agar masyarakat Indonesia mampu menunjukkan kematangan berpolitik dengan turut berperan aktif dalam menjaga suasana tetap kondusif.

Menganai sikap TNI, Kasad kembali menegaskan bahwa jajarannya tetap netral. “Sikap TNI netral, tak berpihak,” ujarnya. Kalaupun anggotanya juga memiliki keluarga yang punya hak pilih, tetap diserahkan pada individu masing-masing dan sama sekali tak ada upaya mempengaruhi.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image