Kabardewata.com

Gubernur Ajak Krama Bali Gunakan Hak Pilih Dan Tidak Golput

Kategori , July 10, 2014, Dilihat sebanyak 127 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak masyarakat yang punya hak pilih datang ke TPS pada 9 Juli untuk menentukan pemimpin bangsa periode lima tahun ke depan. Pastika juga menghimbau agar masyarakat Bali jangan sampai Golput atau tidak memilih. Himbauan tersebut disampaikan Pastika melalui Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra dalam siaran persnya.
 
Lebih jauh Pastika mengungkapkan, menggunakan hak pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. “Saya harapkan jangan ada yang Golput,  siapkan waktu untuk datang ke TPS dan tentukan pilihan sesuai hati nurani,” ujarnya. 
Gubernur menambahkan, dengan datang ke TPS dan menggunakan hak pilih, itu artinya masyarakat sudah melaksanakan swadharmaning negara. Himbauan Pastika untuk tidak Golput juga ditujukan kepada seluruh PNS di lingkungan Pemprov Bali. “Jangan sampai menyesal di kemudian hari hanya karena menyia-nyiakan kesempatan untuk ikut menentukan nasib bangsa ke depan,” ujarnya.
Selain himbauan untuk tidak Golput, Pastika juga kembali mengingatkan bahwa kondusifitas Bali harus tetap terjaga selama proses pemilihan presiden dan wakil presiden berlangsung. “Saya harap keamanan dan stabilitas Bali tetap terjaga agar program pembangunan tetap berjalan dengan baik,” imbuhnya. 
 
Pesta demokrasi kali ini juga diharapkan makin mendewasakan masyarakat Bali dalam berpolitik dan menjadi contoh bagi daerah lain. Menurut dia, perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dan jangan sampai mencederai semangat menyama braya masyarakat Bali. Khusus terkait masa tenang, dia menghimbau semua pihak untuk membersihkan atribut kampanye agar lingkungan kembali bersih dan masyarakat bisa menggunakan pikiran yang jernih dalam menentukan pilihannya pada 9 Juli mendatang. Pasca proses pencoblosan, Pastika meminta semua pihak untuk tetap menahan diri dan tak mudah terpengaruh oleh hasil hitung cepat atau quick count yang biasanya banyak dirilis .Pengumuman resmi KPU hendaknya  tetap dijadikan acuan oleh semua pihak agar suasana kondusif tetap terjaga

Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image