Kabardewata.com

Berita Utama

Terbukti Mendukung Pembangunan Ekonomi, Penambahan Tol di Bali Bisa

Kategori Berita Utama, October 16, 2014, Dilihat sebanyak 105 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Menteri PU, Djoko Kirmanto mengatakan rencana penambahan pembangunan tol di Bali bisa disubsidi oleh pemerintah pusat. Hanya saja, harus ada pembuktian terlebih dahulu kalau pembangunan tol tersebut mampu membangkitkan perekonomian Bali.

"Kalau terbukti sangat mendukung perekonomian Bali dan mampu membangkitkannya barulah pemerintah pusat mensubsidi. Mungkin setengah dari pemerintah, setengahnya lagi dari swasta," paparnya saat ditemui di sela-sela rapat kerja Kementrian PU, di Sanur.

Apalagi, tambahnya, tidak hanya Bali yang meminta adanya penambahan jalan tol baru. Tapi juga di daerah lainnya di Indonesia.  "Dimana-mana minta. Tidak cuma Bali saja, tambahnya.

Selain itu, kalau swasta yang ingin membangun jalan tol, mesti dikaji terlebih dahulu apakah nantinya menghasilkan keuntungan atau tidak. "Kalau swasta yang membangun pasti ada hitung-hitungan dahulu. Uangnya kembali atau tidak kalau membangun. Setelah dikaji ternyata tidak ya kemungkinan tidak akan diambil," jelasnya.

Di pihak lain, dalam acara tersebut mengulas mengenai sejumlah pencapaian dalam bidang pekerjaan umum dan penataan ruang. Dalam bidang sumber daya air, selama 10 tahun terakhir telah dilaksanakan pembangunan 21 waduk dan 1.153 embung atau situ serta rehabilitasi 84 waduk dan 386 embung atau situ.

Dalam bidang jalan dan jembatan, untuk mendukung konektivitas dan kelancaran arus barang atau jasa, telah dicapai hasil yang signifikan. Sampai dengan 2014, 94 persen dari seluruh jalan nasional telah dijalankan melalui pembangunan jalan baru sepanjang 4.770 kilometer. Selain itu, telah terbangun pula jalan tol sepanjang 419,56 kilometer.

Bidang penataan ruang, terbit Undang-undang No. 26 tentang Penataan Ruang (UUPR) Bidang Penataan Ruang. Fokus perhatian tertuju pada upaya penyelesaian peraturan perundangan sebagai instrumen pelaksana UUPR.

"Program rencana strategis selama 5 tahun ini hampir seluruhnya tercapai. Ada yang melampaui target. Ada juga yang kurang seperti pengaman pantai, pembangunan tol yang bermasalah karena susahnya pembebasan lahan, gagal


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image