Layanan WhatsApp untuk Nokia dan BlackBerry Akan Ditutup

Kategori Teknologi, February 29, 2016, Dilihat sebanyak 76 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Bagi Anda pengguna perangkat Nokia dan BlackBerry, bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal ke WhatsApp. 

Sebab, aplikasi pesan instan itu berencana untuk menyetop support ke beberapa sistem operasi kedua perangkat tersebut pada akhir tahun 2016 ini.

Seperti yang kami kutip dari Venture Beat, Minggu (28/2/2016), WhatsApp akan memberhentikan dukungan untuk semua sistem operasi BlackBerry, termasuk BlackBerry 10, Nokia S40 dan juga Nokia Symbian S60. Bahkan, sistem operasi lawas seperti Android 2.1, 2.2 serta Windows Phone 7.1 pun kena getahnya.

Akan tetapi, penghentian dukungan ini tidak diungkap WhatsApp apakah akan dihapus dari toko aplikasi sistem operasi yang bersangkutan atau tidak akan mengalami pembaruan lagi. 


Selain BB os 10, symbian s40 dan s60 pun terkena imbasnya

Mereka berdalih, penghentian dukungan WhatsApp untuk Nokia dan BlackBerry dilakukan karena melihat berkurangnya pengguna kedua perangkat tersebut.

"Ketika dimulai pada tahun 2009, pengguna perangkat mobile jelas berbeda jika dibandingkan dengan sekarang. App Store (toko aplikasi iOS), kala itu, usianya masih beberapa bulan. Saat itu 70 persen smartphone yang terjual masih didominasi oleh BlackBerry dan Nokia,” kata pihak WhatsApp.

"Sedangkan untuk sistem operasi Android, iOS dan Windows Phone masi mencakup kurang dari 25 persen. Kalau sekarang beda cerita, sudah 99,5 persen. Keputusan kami ke depan akan lebih berfokus ke perangkat mobile yang digunakan banyak orang."
Untuk bisa menikmati WhatsApp atau mendapatkan pembaruan berkala, pihak WhatsApp menyarankan agar pengguna bisa berpindah dari perangkat yang sudah tak lagi didukung olehnya.


Sumber: liputan6

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST teknologi LAINNYA