Kasus Meledaknya Galaxy Note 7 Dianggap Membawa Berkah untuk iPhone 7 dan 7 Plus

Kategori Teknologi, September 26, 2016, Dilihat sebanyak 86 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Persaingan produk smartphone Samsung dan Apple pada tahun ini cukup menarik. Terlebih dengan kemunculan deretan kasus smartphone Galaxy Note 7 yang meledak. Dan Apple pun dianggap mempunyai keuntungan besar dengan kemunculan kasus tersebut. Terlebih merebaknya kasus Galaxy Note 7 meledak berdekatan dengan momen peluncuran iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

KGI memperkirakan kalau penjualan iPhone 7 dan 7 Plus berkisar di angka 65 juta unit. Namun baru-baru ini, mereka meralatnya menjadi 75 juta unit. Dalam pernyataan terbarunya itu, KGI mengungkapkan kalau Apple mempunyai dua keuntungan yang membuat mereka bakal bisa menjual sebanyak 75 juta unit iPhone terbaru. Keuntungan pertama tak lain adalah merebaknya kasus meledaknya smartphone Galaxy Note 7. Walhasil, Samsung pun memutuskan untuk menghentikan proses penjualan Galaxy Note 7 di beberapa negara.

Belum lagi proses recall untuk smartphone Galaxy Note 7 yang sudah telanjur dipasarkan terlebih dulu oleh Samsung. Selanjutnya, adalah adanya pembeli Galaxy Note 7 yang telanjur kecewa dengan Samsung. Tak sedikit pengguna Galaxy Note 7 yang memutuskan untuk meminta refund kepada Samsung. Dan menurut perkiraan dari KGI, mereka kemudian akan menggunakan uang hasil refund itu untuk membeli iPhone terbaru milik Apple.

Meski begitu, KGI secara khusus mengungkapkan kalau iPhone 7 dan 7 Plus ini tidak mempunyai tingkat penjualan yang setinggi iPhone 6s dan 6s Plus. KGI mengungkapkan kalau para pecinta iPhone lebih memilih untuk menggunakan iPhone 6s ketimbang iPhone 7. Terlebih performa iPhone 7 dianggap tak lebih baik. Namun pandangan berbeda terjadi pada iPhone 7 Plus yang diperkirakan bakal mendapatkan perhatian lebih. Terlebih karena iPhone 7 Plus dilengkapi dengan dual system camera.


Sumber: Beritateknologi

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST teknologi LAINNYA