Jaringan Internet Antar Pulau Masih Terkendala Infrastruktur

Kategori Teknologi, May 08, 2018, Dilihat sebanyak 669 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X di Inaya Putri Bali, Nusa Dua. Hadir 265 anggota penyelenggara, dan 175 non penyelenggara dalam Munas X yang mengusung tema "Meningkatkan Peran Sentral APJII Dalam Ekosistem Internet Nasional".

 Ketua Umum APJII periode 2015-2018, Jamalul Izza kepada wartawan di Nusa Dua, Senin (7/4/2018) mengatakan, pihaknya memiliki program penetrasi internet. Program itu bertujuan untuk meningkatkan daya jangkau pengguna internet di Tanah Air.

"Sejauh ini terus naik begitu ya. Terus naik setiap tahunnya. Setiap tahun itu naik, jadi naiknya bisa 10 sampai 15 persen setiap tahun," ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung 2 hari (7 & 8 Mei 2018) beragendakan pemilihan Ketua Umum periode 2018-2021, dan membahas berbagai isu terkini. Salah satu isu adalah soal ketersediaan jaringan internet yang merata diseluruh wilayah di Indonesia.

Secara nasional, penetrasi internet terendah disebut terjadi dikawasan Indonesia Timur. Kondisi tersebut menurutnya berkorelasi pada ketersediaan infrastruktur.

 

"Yang paling agak rendah memang kita melihat di Indonesia timur. Kenapa seperti itu, karena infrastruktur yang tersedia, Indonesia timur yang masih kurang. Jadi posisi utama ada Jawa-Bali begitu ya, terus diikuti oleh Sumatera, habis itu Kalimantan, Sulawesi baru ke timur," ucapnya.

 

Berbicara infrastruktur, Jamalul menyebut sudah 60 persen daerah di Indonesia yang terjamah jaringan internet. Pekerjaan Rumah terbesar pemerintah dan penyedia jasa adalah menghubungkan jaringan internet antar-pulau.

 

"Sekitar 40 persenan ya yang belum semuanya seluruh Indonesia. Tetapi populasi kan terus meningkat ya. Paling tidak kita setiap tahun bisa meningkatkan penetrasinya itu. Makanya kan anggota APJII ini sekitar 400 anggota yang tersebar diseluruh Indonesia, kita pesan kepada teman-teman untuk membangun infrastruktur di wilayah-wilayahnya. Jangan fokus hanya di Pulau Jawa saja, tetapi bisa di Bali. Bali juga ada beberapa kabupaten yang luas juga kan, nah ini juga harus fokus ke daerah-daerah bukan hanya di Denpasar saja," katanya.

 

"Kita juga mendorong untuk di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Makanya kita sekarang itu untuk sementara sambil menunggu infrastruktur yang nama cable jalan, sekarang kita coba bekerjasama dengan beberapa penyedia satelit vsat, yang bisa digunakan didaerah-daerah terpencil, di hutan juga digunakan, paling tidak penetrasi internet bisa sampai pelosok-pelosok," imbuh Ketua Umum APJII periode 2015-2018, Jamalul Izza. 


Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST teknologi LAINNYA