Kabardewata.com

Teknologi

Di Negara Ini, 'Unfriend' Teman Kerja di FB Dianggap Bullying

Kategori Teknologi, September 29, 2015, Dilihat sebanyak 180 kali, Post oleh Rusadi Nata


Jakarta - 'Unfriend' seseorang di situs jejaring sosial terbesar di dunia,Facebook, memang menggoda. Ada banyak alasan mengapa seseorang memutuskan 'unfriend' temannya di situs besutan Zuckerberg tersebut. Antara lain, karena terlibat dalam pertengkaran dengan teman kerja misalnya. 

Tapi, jika Anda ada di Australia, mungkin Anda akan berpikir dua kali, atau bahkan lebih untuk memutuskan 'unfriend' teman kerja Anda di Facebook. Alasannya, di negeri Kangguru 'unfriend' dianggap sebagai salah satu bentuk bullying.

Dikutip dari News.com.au, Selasa (29/9/2015), Rachael Roberts, seorang karyawan agenreal estate VIEW Launceston, bulan Februari lalu melapor ke Fair Work Commission(FWC) -- badan independen dengan kekuasaan dan kewenangan untuk mengatur dan menegakkan ketentuan yang berhubungan dengan upah minimum dan kondisi kerja, posisi tawar perusahaan tawar, aksi industri, penyelesaian sengketa, dan pemutusan hubungan kerja -- bahwa ia menjadi korban bullying administrator penjualan di tempat kerjanya, Lisa Bird, dan suaminya James, sang pemilik. 

Dalam satu insiden, Roberts mengatakan bahwa Bird memanggilnya dengan sebutan 'anak sekolah nakal yang berlari ke gurunya', setelah Roberts menelepon James untuk bertanya, mengapa tidak ada satupun dari propertinya yang tercantum dipajang di jendela depan perusahaan.

Duduk di mobilnya dalam 'keadaan sangat tertekan' setelah sebuah pertemuan, Roberts mengatakan, terpikir olehnya bahwa Bird mungkin membuat komentar di Facebook tentang insiden itu. Tapi ketika Roberts memeriksanya, ia mendapati bahwa dia telah dihapus dari daftar teman Bird di Facebook.

"Tindakan Bird ini menunjukkan kurangnya kematangan emosional dan merupakan indikasi atas perilaku yang tidak masuk akal. Saya telah mendapat sejumlah temuan tentang hal seperti ini,” kata deputi presiden FWC Nicole Wells.

Komentar 'anak sekolahan', lanjut Wells, adalah bukti adanya sesuatu yang tidak menyenangkan dari Bird, yang provokatif dan kurang sopan. Kemudian, ketika Bird menghapus Roberts dari daftar temannya, itu berarti bahwa Bird tidak menyukai Roberts dan tidak ingin berinteraksi dengannya. FWC sepakat dengan Roberts bahwa tindakan Bird, termasuk menghapusnya dari Facebook, adalah tindakan yang tidak beralasan.

"Perilaku yang dilakukan Bird memenuhi kriteria prasyarat undang-undang dan oleh karena itu perilakunya merupakan intimidasi di tempat kerja dari Ms Roberts," tutup Wells.


Sumber: tekno.liputan6

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image