Kabardewata.com

Teknologi

Balon Pintar Google Segera Terbang Di Langit Indonesia Tahun 2016

Kategori Teknologi, November 01, 2015, Dilihat sebanyak 80 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Seperti yang telah kita ketahui, pemerintah Indonesia mengadakan kerja sama untuk menghadirkan balon internet milik Google di Indonesia. Baru-baru ini Menkominfo Rudiantara dan tiga CEO operator seluler Indonesia mengunjungi Lab X di San Fransisco untuk menandatangin kesepakan kerja sama dengan Google.

Ketiga CEO seluler dari operator Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat telah menandatangani technical trial agreement (Project Loon). Hal ini disampaikan sendiri oleh CEO XL Axiata Dian Siswarini, dan juga CEO dari Indosat, Alexander Rusli yang juga mengatakan hal yang senada.

 

Ketiga CEO operator seluler Indonesia itu bersama-sama menandatangani kesepakatan tersebut, termasuk CEO dari Telkomsel, Ririek Adriansyah yang juga disaksikan langsung oleh Menkominfo Rudiantara. Dian juga mengatakan bahwa tujuan dari proyek  loon ini untuk membuka akses internet bagi wilayah-wilayah terpencil di Indonesia yang sangat kurang sarana akan internet.

Setelah balon pintar ini diterbangkan pada tahun 2016 mendatang, nantinya wilayah yang belum mendapatkan akses internet akan mendapatkan jaringan internet agar dapat terhubung dengan jaringan telekomunikasi.

Sementara itu, VP Technology & System Telkomsel, Ivan C. Permana menjelaskan bagaimana cara kerja balon udara ini. Ia mengatakan mula-mula balon udara ini akan terbang setinggi 20 km di atas permukaan tanah, ketika balon sudah melayang di udara maka BTS yang ada pada balon tersebut akan memancarkan sinyal LTE ke bawah.

Sebelumnya, balon udara milik Google ini telah terlebih dahulu terbang di langit Australia. Mereka menguji coba 20 balon udara yang diterbangkan di bagian barat Queennsland. Google sendiri tidak menyewa atau membeli dari frekuensi dari negara tersebut.

Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, Rudiantara mengatakan bahwa, untuk saat ini kemungkinan frekuensi yang dapat digunakan adalah 900MHz. Itupun berdasarkan kesepakatan antara CEO operator seluler Indonesia dengan Google.


Sumber: beritateknologi

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image