Anggota GAPENSI Bali Diminta Tingkatkan Kualifikasi

Kategori Teknologi, January 08, 2018, Dilihat sebanyak 206 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (GATENSI) Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Senin (8/1/2018). Ditempat yang sama juga diselenggarakan Musda X Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Bali.

 Hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta. Ditemui wartawan, Sudikerta menyampaikan beberapa pesan kepada para anggota GATENSI dan GAPENSI Bali. Salah satunya soal tekad meningkatkan kualifikasi menyongsong persaingan di era globalisasi.

 "Tidak hanya disana saja, tetapi seluruh kita di Bali ini, kedepan yang harus kita lakukan peningkatan kualitas SDM menghadapi era globalisasi. Tidak hanya di GAPENSI itu saja, seluruhnya, karena kita tidak punya sumber daya. Yang kita miliki hanyalah Sumber Daya Manusia," ungkapnya.

 Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) GAPENSI Bali, Wayan Adyana mengaku siap menjalankan pesan Wakil Gubernur, Ketut Sudikerta. Menurutnya 700an anggota GAPENSI Bali sudah mengantongi sertifikat kompetensi. Sertifikat kompetensi itu menjadi patokan dan standarisasi kemampuan perusahaan Jasa Konstruksi di Pulau Dewata.

 "Memang kita akan mengajak, mempersiapkan diri para pengusaha jasa konstruksi benar-benar meningkatkan profesionalismenya, baik itu melalui peningkatan Sumber Daya Manusianya, kemudian melengkapi peralatannya, dan juga memperkuat permodalannya," kata Adnyana.

 Pada Musda I GATENSI Bali, terpilih sebagai Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) masa bhakti 2018-2023, I Ketut Rai Mahajony. Sedangkan untuk nakhoda BPD GAPENSI Bali periode lima tahun kedepan, masih dipercayakan kepada petahana yaitu I Wayan Adnyana. 

 


Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST teknologi LAINNYA