Tingkatkan Kualitas, REI Bali Akan Gelar Pelatihan

Kategori Sosial Budaya, October 20, 2017, Dilihat sebanyak 154 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Real Estate Indonesia (REI) Bali menjadwalkan pelatihan bagi sejumlah tenaga ahli dari pengembang yang merupakan anggota atau calon anggota dalam asosiasi tersebut guna meningkatkan kompetensi menyangkut pembangunan rumah layak huni.

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bertajuk "Pembangunan Perumahan Layak Huni" kerjasama DPD REI Bali dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia bersama beberapa perbankan.

Ketua DPD REI Bali, Pande Agus Permana Widura kepada wartawan di Sekretariat DPD REI Bali, di Denpasar, Kamis (19/10/2017) menjelaskan diklat ini salah satunya untuk meminimalisasi developer (pengembang) ilegal alias "bodong". Menurutnya keberadaan pengembang bodong plus nakal berakibat kurang baik bagi anggota DPD REI di mata masyarakat.

"Kenapa kita mengadakan diklat ini? Karena kita juga ingin menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat, bahwa kita sebagai organisasi REI adalah serius dalam hal untuk menyediakan perumahan bagi masyarakat. Kita dari sisi keamanan, dari sisi kenyamanan, itu menjadi suatu prioritas kita. Itu untuk masyarakatnya," katanya

Kepada para pengembang di Pulau Dewata, Pande Agus mengimbau untuk mengikuti diklat ini sebelum berkecimpung sebagai Anggota DPD REI Bali. Harapannya masyarakat selaku user merasa tenang ketika bertransaksi property.

Sementara Wakil Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan & Diklat DPD REI Bali, I Gede Suardita pada kesempatan yang sama menjelaskan, peserta diklat ini nantinya akan otomatis tersertivikasi sebagai tenaga ahli yang terpercaya. Karena dalam diklat ini ada sejumlah materi yang akan diberikan diantaranya soal kebijakan pemerintah dalam bidang program pembangunan dan pembiayaan perumahan, manajemen keuangan dan perpajakan, marketing serta pembiayaan.

"Kemudian masuk ke persiapan dan pelaksanaan proyek. Kemudian perhitungan rugi laba, jadi harga, harga rumah layak itu bagaimana, bukan banting-banting. Kemudian masih ke masalah manajemen sendiri, manajemen keuangan, dan perpajakan juga. Manajemen keuangan ya tentu kita ngomongnya juga adalah tentang pengelolaan uang. Mohon maaf saya mengatakan, manusiawi sekali ya, begitu menerima uang banyak yang diurus bukan membangun rumahnya, tetapi membeli mobil baru, kan begitu modelnya," ujar Suardita.

Kegiatan ini rencananya diikuti 40 peserta dari anggota serta calon anggota DPD REI Bali, dan akan diselenggarakan 2 hari (25 & 26 Oktober 2017). Masing-masing peserta akan dikenakan biaya sebesar Rp. 1,5 juta.


Sumber:

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST sosial LAINNYA