Kabardewata.com

Sosial Budaya

MOS Diharapkan Jadi Pengenalan Sekolah Dengan Baik

Kategori Sosial Budaya, July 28, 2015, Dilihat sebanyak 302 kali, Post oleh Rusadi Nata


Tahun ajaran baru 2015-2016 telah dimulai. Siswa-siswi kembali ke sekolah, melaksanakan tanggungjawab sebagai pelajar. Seperti sebuah tradisi, hari pertama masuk sekolah ditandai dengan kegiatan masa orientasi siswa (MOS,red) yang hampir dilakukan oleh sekolah-sekolah negeri maupun swasta yang ada di Bali. Salah satu sekolah swasta yang melaksanakan MOS SMP PGRI 1 Denpasar

Untuk pelaksanaan kegiatan MOS tahun ajaran kali ini, pihak sekolah SMP PGRI 1 Denpasar lebih menekankan kepada pengenalan kehidupan sekolah serta menekankan tentang ketertiban, budi pekerti kepada siswa-siswi baru di SMP PGRI 1 Denpasar.

Hal ini disampaikan oleh Made Adnyana Putra , Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP PGRI 1 Denpasar. “Kami mengajak anak-anak untuk mengembangkan kreativitas yang ada dalam diri, mengembangkan potensi diri, saling mengenal satu dengan yang lainnya agar membuat mereka merasa nyaman dan yang paling penting adalah jangan sampai sekolah menjadi tempat yang menakutkan bagi mereka,” ujarnya saat ditemui di Denpasar.

Made Adnyana Putra juga menegaskan, pihak sekolah tidak melakukan perpeloncohan yang akan membahayakan siswa-siswi mereka. Kegiatan MOS ini menurutnya harus memberikan dampak positif bagi siswa khususnya siswa baru.

Sementara itu, I Gusti Ayu Sintya Dewi, Ketua Osis SMA Negeri 2 Denpasar mengatakan, kegiatan MOS kali ini mengajak siswa-siswi yang baru untuk aktif berkarya, menjaga almamater sekolah serta mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial secara positif.

“Kami menekankan kepada teman-teman yang baru untuk menggunakan media sosial secara positif, bukan sebagai ajang untuk saling mengejek,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, melalui MOS ini siswa-siswi juga diajak untuk mengenal bahaya HIV/AIDS dan narkoba agar para siswa bisa membentengi diri dan terhindar dari bahaya laten narkoba dan HIV/AIDS.

“Kami meminta teman-teman untuk membuat sebuah karya ilmiah, puisi atau cerita pendek tentang narkoba dan HIV/AIDS. Tujuannya supaya teman-teman bisa mengetahui bahaya dan dampak dari kedua penyakit masyarakat ini,” ucapnya.

Kegiatan MOS SMA Negeri 2 Denpasar ini diikuti oleh 390 siswa baru dan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 27 hingga 29 juli 2015


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image