Hotel di Bali Diharapkan Kelola Sampah Dengan Baik

Kategori Sosial Budaya, March 06, 2014, Dilihat sebanyak 161 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Denpasar, Bali 2014. Salah satu keberhasilan pariwisata di Bali sangat ditentukan dengan kualitas lingkungan di sekitarnya.  Lingkungan bersih menjadi kunci kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke pulau dewata. Masalah  ini menjadi bahan diskusi dalam acara coffee morning yang dihadiri oleh Wagub Bali, Ketut Sudikerta, di Kantor Bali Tourism Board Renon, Denpasar

Salah seorang peserta diskusi yang juga anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali Bagus Sudibya, menyoroti keberadaan Bali yang merupakan destinasi wisata terkenal di dunia, namun masih menyisakan permasalahan sampah yang belum terselesaikan dari dulu. Hal ini bisa dilihat dari menumpuknya sampah di Pantai Kuta setiap tahun.

Menanggapi tuntutan itu Wagub Sudikerta mengatakan bahwa Pemprov selama selalu berkomitmen meningkatkan pariwisata di Bali, salah satunya adalah konsen dengan penanggulangan sampah yang menjadi momok pariwisata Bali.  Ke depan, Pemprov mengharapkan agar sampah bisa dikelola di masing-masing desa. Terlebih dalam UU Desa diamanatkan agar desa bisa mengelola ekonomi masyarakatnya sendiri, disini diharapkan agar masyarakat desa yang diketuai oleh masing-masing kepala desa bisa melihat sampah dari sisi ekonomi.

Sudikerta mencontohkan pengelolaan sampah sampah organik yang bisa dijadikan pupuk organik, dan bahkan bisa digunakan sebagai bahan energi alternatif. “Jika semua desa bisa melakukan itu semua, maka ekonomi di desa semakin maju, dan Bali yang clean and green semakin cepat tercapai,” lanjut Sudikerta. Apalagi jika memang benar sampah plastik bisa dijadikan energi alternatif, maka Bali tidak akan tergantung terus dengan pasokan energi dari jaringan interkoneksi Jawa-Bali.

Masih menurut Sudikerta pengelolaan sampah juga harus menjadi tanggung jawab para pelaku pariwisata, khususnya dari Hotel-hotel. Di sini diharapkan hotel-hotel di Bali juga mulai mengelola sampah, dari memilah hingga menghasilkan pupuk-pupuk dari sampah organik. “Jika semua bersinergi, pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha, saya yakin tidak akan lama lagi masalah ini bisa selesai,” tambahnya. Menurutnya tugas pemerintah yaitu memfasilitasi berupa bantuan alat dan dana akan semakin mudah. Selain masalah sampah, fokus pemerintah untuk menunjang pariwisata di Bali sekarang yaitu pembenahan dan penambahan infrastruktur. Infrastruktur yang bagus juga bisa menjadi magnet bagi wisatawan ke Bali.

 

Sumber: redaksi

Like & Share berita ini

loading...

Tulis komentar anda.


You can use the following HTML tags: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>


CAPTCHA Image
Reload Image


KOMENTAR
HEADLINES POPULER BISNIS BALI


POST sosial LAINNYA