Kabardewata.com

Sosial Budaya

Cakrawayu Minta Hati-hati Bikin Lowongan Kerja

Kategori Sosial Budaya, September 23, 2015, Dilihat sebanyak 205 kali, Post oleh Rusadi Nata


MANGUPURA - Meskipun sudah berkali-kali mendapat kecaman dari masyarakat Hindu di Bali terkait informasi lowongan kerja (loker) dengan mencari tenaga non-Hindu, namun masih ada perusahaan yang mencantumkan info loker serupa.

Sejak beberapa hari terakhir ini media sosial kembali dihebohkan dengan masalah ini. Manajemen Bintang Kuta Hotel, di Jalan Kartika Plaza, Kuta,Badung, Bali, ini dikabarkan menyebarkan informasi lowongan kerja dengan mencantumkan secara terang-terangan mencari tenaga non-Hindu.

Kondisi tersebut membuat Organisasi Masyarakat (Ormas) Cakrawayu mendatangi hotel tersebut.

“Kami datang sebagai perwakilan pengurus inti Cakrawayu bersama organisasi lain. Kami melakukan pembinaan agar lebih hati-hati dalam membuat info lowongan, mengingat sudah sering dikecam masyarakat Bali,” kata Humas Cakrawayu, Suharta, seusai menggelar audiensi di Bintang Kuta Hotel, Selasa (22/9/2015).

Cakrawayu dan Yayasan Jaringan Hindu Nusantara diterima langsung oleh General Manajer (GM) Bintang Kuta Hotel, Made Budiman beserta jajaran.

Cakrawayu dan Yayasan Jaringan Hindu Nusantara meminta kepada pihak Bintang Kuta Hotel mengklarifikasi untuk membuat pernyataan permohonan maaf ke media cetak maupun elektronik diBali, meminta DPRD Provinsi Bali bertindak, dan tuntutan lainnya.

HRD Bintang Kuta Hotel, Hadi Sucipto mengatakan, yang membuat lowongan itu adalah Ketut YA, dari sebuah yayasan yang ditempel di majalah dinding lembaga pendidikan tersebut. Hadi Sucipto mengklaim Bintang Kuta sama sekali tidak terlibat dalam pembuatan loker itu.

“Kami hanya meminta secara lisan memerlukan tenaga kerja laki-laki dan tidak ada menyebut non-Hindu, hanya meminta biar staff balance,” kata Hadi yang disampaikan melalui Cakrawayu.

GM Bintang Kuta Hotel, Made Budiman juga menyampaikan permohonan maaf kepada Cakrawayu dan Yayasan Jaringan Hindu Nusantara, kepada DPRD dan Pemprov Bali atas kelalaian mereka. (*)


Sumber: tribunbali

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image