Kabardewata.com

Pariwisata

SANUR VILLAGE FESTIVAL KE XIII Mandala Giri sebagai orientasi Spiritual dan Kultural

Kategori Pariwisata, March 02, 2018, Dilihat sebanyak 184 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Perhelatan Sanur Village Festival XIII tahun 2018 (SVF 2018) yang akan digelar 22-26 Agustus 2018 bakal menghadirkan festival yang mewadahi dan memelihara kreativitas warga Sanur serta melengkapi gerak pariwisata di Sanur.

 

Pelaksanaan Sanur Village Festival ke XIII Tahun 2018 akan mengusung tema besar yaitu “Mandala Giri”. “Mandala Giri” dapat diartikan secara harafiah sebagai lingkaran dan gunung. Gunung bagi orang Bali adalah hulu atau kepala yang menjadi orientasi spiritual dan kultural.

 

Perjalanan SVF hingga saat ini menggambarkan semangat pemikiran untuk memusatkan perhatian kembali pada Gunung Agung. Ketika erupsi terjadi di bulan November 2017, terdapat refleksi kemanusian dan kedekatan alam, yang menjadi sangat penting untuk diwadahi kembali sebagai bagian spirit kreativitas masyarakat Sanur.

 

Sensitivitas keadaan dan keberadaan Gunung Agung diharapkan dapat mendorong kebersamaan dan  kekeluargaan (menyamabraya), hormat dan selalu menjaga alam, mengilhami kreativitas warga, serta menunjukkan bahwa Bali sangat aman untuk dikunjungi sebagai tempat wisata terbaik di dunia.

 

Berbagai program akan ditayangkan bagi pengunjung.

Sensasi kulinari dari warung hingga restoran dan hotel bintang lima di food bazaar, yang kesemuanya memberikan harga terjangkau.

Menikmati malam festival dengan suguhan pagelaran budaya tradisional Bali dan nusantara berbaur dengan beragam genre musik modern. Pagelaran sendra tari kolosal yang mengambil judul sesuai tema pelaksanaan SVF 2018.

 

Semarak seni bagi publik, seperti body painting, on the spot painting, pameran seni rupa dan fotografi, ice carving, dan fruit carving, kesemuanya meramu citraan festival bernuansa seni rupa mengisi bagian penting festival ini.

 

Aneka perlombaan dan fun, seperti olah raga marathon, triathlon, futsal, tenis, golf, surfing, wind surfing, fishing competition, parade jukung serta olah raga air lainnya menjadi nilai tambah spektakuler.

Bersepeda jelajahi Sanur. Sambil bersepeda menikmati aktivitas nelayan, keindahan pantai, arsitektur, lansekap, kulinari, situs-situs bersejarah, museum dan galeri seni.

 

Festival Layang-layang Dunia. Pengunjung festival akan mengetahui secara dekat berbagai macam jenis layang-layang tradisional Bali sampai kontemporer dari peserta manca negara.

Aksi Hijau dan Lestari, diantaranya penanaman terumbu karang, pelepasan tukik, beach clean up, penanaman bibit mangrove, penanaman pohon langka, eduksasi lingkungan hidup maupun kampanye hijau selalu dihadirkan dan dilaksanakan.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image