Kabardewata.com

Berita Utama

Harga Tanah Terus Melonjak Tinggi, Daya Saing Petani Semakin Rendah

Kategori Berita Utama, October 02, 2014, Dilihat sebanyak 97 kali, Post oleh Admin Kabardewata


Sensus pertanian 2013 yang dilakukan BPS Bali mengungkap rata-rata rumah tangga pertanian di Bali menghasilkan pendapatan Rp  Rp35,61 juta per tahun atau Rp2,97 juta per bulan. Bila satu rumah tangga memiliki dua orang anak yang sedang menempuh sekolah dan kuliah, jumlah ini tentunya jauh dari mencukupi. Pada akhirnya, pilihan untuk menjual tanah adalah solusi paling mudah.

 “Isu itu sudah saya angkat lima tahun lalu. Selama ini kami di industri pariwisata coba menggunakan alur resmi dan tidak resmi untuk kerjasama dengan petani,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati di Denpasar

Di sisi lain, ketika para kelompok tani ini berusaha masuk ke hotel-hotel secara sendiri-sendiri, kapasitas produksi yang kecil tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan hotel.

“Kalau hotel kecil biasanya mereka beli di Tiara Dewata atau pasar tradisional, itu pasti produk lokal yang dibeli,” ujarnya.

Namun, bila hotel besar dengan kapasitas kamar lebih dari 400 kamar, biasanya mereka lebih memilih produk-produk impor dengan alasan kualitas dan kontinuitas produk.

“Pengusaha kan orientasinya ke profit, tentu mencari hal yang lebih gampang dan mendukung untuk mendapat profit lebih banyak. Pola koperasi coba saya tawarkan,” ujar mantan Bupati Gianyar tersebut.  Sayangnya, koperasi tani ini masih jauh panggang dari api.

Menurut Cok Ace, jika pariwisata dan pertanian ingin harmonis, pemerintah harus berani sedikit memaksa. Ia mengusulkan agar ada komitmen untuk bersinergi dengan petani di Bali yang dijaring saat proses perizinan.

“Kalau kita mau ada keharmonisan, bisa dijaring di perizinan. Kami harapkan alasan klasik hotel kan kualits kontrol dan kontinyuitas tidak ada. Nah dengan koperasi taninya bisa kontrak langsung dengan hotel,” ujar Cok Ace.


Sumber: Kabardewata.com

Like & Share berita ini

loading...

Bagikan pendapat Anda pada artikel ini.


Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>



CAPTCHA Image
Reload Image